Ini Warning Kejari Gorontalo Terhadap Ratusan Kontraktor

×

Ini Warning Kejari Gorontalo Terhadap Ratusan Kontraktor

Share this article
Kepala Kajari Gorontalo, Supriyanto SH, saat memberikan pembinaan terhadap ratusan kontraktor pada Selasa (05/03/2019). (Foto Dhedy Henga/Hargo) .

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gorontalo, Supriyanto SH mewarning ratusan kontraktor. Ini terkait dengan mutu dan kualitas pekerjaan yang dananya bersumber dari daerah dan negara.

Warning Supriyanto disampaikan melalui kegiatan pembinaan dan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum pada Selasa (05/03/2019) di Gedung Kasmat Lahay. Menurut

Supriyanto, untuk mengerjakan proyek sesuai dengan standar yang diberikan, dengan mengutamakan mutu dan kualitas dari pada keuntungan pribadi.

“Kami harap, baik kontraktor penyedia jasa, para pejabat pengadaan serta PPK dan PA dapat melaksanakan tugas sesuai dengan Tupoksi dan relnya masing-masing. Sehingga pekerjaan bisa selesai tepat waktu, tepat mutu, tepat sasaran dan tertib administrasi,” jelasnya.

Lanjut katanya, jangan sampai terjadi problematika yang akhirnya dapat mempersulit bersama. “Saya tegaskan pada para penyedia laksanakan dengan baik, kemudian PPK dan pejabat pengadaan jangan sampai menyalahgunakan wewenang dipercayakan pada mereka,” tegasnya.

Lembaga yang dipimpinnya akan siap mengawal prepentif maupun refrensif proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Goorntalo. “Kalau sudah dikawal dicegah namun masih ada yang menyimpang kita akan tindaki. Saya ingin berkontribusi kepada Kabgor, kalaupun harus pindah dari daerah ini, saya ingin meninggalkan setitik air yang rasanya manis bagi masyarakat Gorontalo,” tuturnya.

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo, Samsul, mengaku sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Kejari Gorontalo. Sebab menurutnya dengan adanya pengawalan dari pihak kejaksaan diharapkan bisa membawa pembanguban si Kabgor ini berjalan dengan baik.

“Acara hari ini memang sudah kita agendakan pertemuan dengan para rekanan. Ini merupakan gebrakan dari pemerintahan saat ini, agar penyedia bisa mengetahui bagaimana sebenarnya proses pengadaan barang dan jasa di Kabgor, karena selama ini banyak yang mempertanyakan kenapa bisa menang dan bisa kalah,” terangnya.

Ditanyakan apakah untuk tender tahun ini ada skala prioritas untuk kontraktor lokal, Kadis PU menegaskan tidak ada skala prioritas  karena proses lelang melalui internet dan terbuka. Jadi menurutnya dari mana saja bisa mendaftarkan diri untuk ikut proses tender, sehingga merupakan tantangan bagi kontraktor lokal.

“Kalau rekanan lokal berkualitas, dokumenya sesuai ketentuan yang diminta oleh ULP atau pelaksana kegiatan SKPD, meskipun yang dari luar akan ikut, pastinya rekanan lokal itu yang akan menang. Kira lebih senang jika kontraktor lokal yang menang, karena akan meningkatkan kesejahteraan masyaraka Kabgor yang tentunya putaran ekonomi di daerah lebih meningkat,” tutupnya. (ded/hg)