Hargo.co.id, GORONTALO – Jajaran wakil rakyat di DPRD tak pernah menutup mata bagi kepentingan masyarakat pesisir. Terbukti di tahun 2019 ini para elit politisi jebolan Pileg 2014 ikut mengalokasikan dana asuransi atas resiko dialami para nelayan.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Boalemo, Karyawan Eka Putra Noho di sela-sela sosialisai asuransi nelayan digelar Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Boalemo, Rabu (6/3) kemarin.
Diakui politisi ulung PDIP ini bahwa asuransi bagi nelayan sebelumnya sempat dianggarkan pemerintahan Jokowi-JK pada APBN dan disebar ke daerah-daerah. Hanya saja, tahun 2019 ini, programnya sudah tidak dianggarkan lagi dari APBN.
Karena itu, pihaknya mengusulkan program asuransi nelayan melalui APBD Boalemo senilai Rp 175 juta yang diperuntukkan bagi 1.000 warga nelayan.
“Anggaran untuk asuransi nelayan ini bentuk keterpanggilan kami di DPRD karena melihat banyaknya resiko dihadapi nelayan disaat menjalani aktivitas melaut. Mereka rela meninggalkan keluarga meski menghadapi tantangan dan resiko besar. Dan itu sangat
menyedihkan utamanya bagi kami yang betul-betul merasakan derita dirasakan nelayan,” ujar Eka yang lahir dari anak nelayan tersebut.
Lanjut dia menjelaskan, di Kabupaten Boalemo tercatat kurang lebih 3.000 warga nelayan. Artinya, masih ada 2 ribu belum menikmati program asuransi tahun ini. Untuk itu, ia bersama rekan-rekan di DPRD bertekad kembali memperjuangkan anggaran untuk asuransi nelayan yang belum tercover tersebut.(nrt/hg)
