Hargo PUNCAK BOTU – Deprov Gorontalo terus menseriusi terwujudnya parlemen modern yang menjadi salah satu bahan studi komparasi pimpinan DPRD dan para ketua-ketua fraksi di Universitas Indonesia beberapa waktu lalu.
Ketua Deprov Paris RA Jusuf mengatakan, ada 17 item kinerja Deprov yang akan diburu mulai terealisasi pada pertengahan tahun 2016 mendatang.
“Insya Allah, sistematika dari pemberlakuan Parlemen Modern itu, akan kita gagas dan realisasi di awal bulan Juni 2016 nanti,” ungkap Paris, belum lama ini.
Ditanya sejauh mana aplikasinya nanti, Paris menyebutkan pihaknya masih akan berkoordinasi dan menggalang kerja sama, dengan instansi-instansi terkait, dalam mewujudkannya.
Seperti halnya, pembuatan aplikasi melalui jejaring sosial, media internet dan sebagainya. Serta prosedur-prosedur lain, yang mengakomodir sistem parlemen modern ini.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Deprov, La Ode Haimudin, menambahkan terkait Parlemen Modern ini, segala sesuatu yang bersifat mengakomodir tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRD, sedapat mungkin lebih diminimalisir, hal-hal yang hanya mempersulit rakyat.
“Seperti halnya dalam penyampaian aspirasi, yang sudah sangat urgensi dibutuhkan masyarakat, itu kita upayakan, cukup via email atau SMS, namun turut didukung dan terinci dengan baik, segala data-data dan kebutuhannya, insya Allah sesegera mungkin kita tindaklanjuti,” jelas Haimudin. (rmb/hargo)
