Hargo.co.id – Keputusan Lion Air Group (LAG) untuk menunda sejumlah penerbangan di beberapa rute dalam sebulan ke depan benar-benar mengejutkan calon penumpang.
Meski demikian, Direktur Umum LAG Edward Sirait memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan, termasuk calon penumpang yang telanjur membeli tiket. LAG jauh-jauh hari sudah mengkaji penundaan terbang itu.
Edo -sapaan akrab Edward Sirait- mengatakan, keputusan tersebut sebetulnya bukan hal baru. Pengurangan frekuensi penerbangan dalam satu rute sudah biasa terjadi di bisnis penerbangan.
Alasan utamanya adalah mengantisipasi kondisi pasar yang low season. Â “Jadi, misalnya kami punya delapan frekuensi terbang Jakarta-Surabaya. Nah, itu kami kurangi dua frekuensi karena memang tengah low season,” papar dia kemarin (20/5).
Menurut Edo, rencana pengurangan penerbangan tidak dibuat mendadak. Apalagi menyangkut polemik antara pihaknya dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) soal penjatuhan sanksi gara-gara kasus salah terminal.
