Pray For Sidney

×

Pray For Sidney

Share this article
Salah satu titik banjir di wilayah Sydney. Foto: AFP

Hargo.co.id SYDNEY – Badai menghantam pantai timur New South Wales (NSW) Australia sejak Sabtu (4/6). Puluhan pohon tercerabut hingga ke akarnya dan listrik padam.

Badan Meteorologi Australia menyatakan bahwa angin akibat badai itu berkekuatan 90–125 kilometer per jam. Gara-gara badai tersebut, kemarin (5/6) dua landasan pacu di Bandara Sydney ditutup. Penutupan itu berimbas pada penerbangan domestik maupun internasional.

Badai tersebut muncul kali pertama di Queensland Sabtu lalu sebelum akhirnya menuju wilayah NSW. Badan Penanggulangan Bencana (SES) Australia sudah meminta penduduk di daerah-daerah yang rendah di NSW segera mengungsi.

Sebab, banjir mungkin cukup tinggi. Sejauh ini, ada sekitar 500 orang yang telah dievakuasi di NSW. Termasuk mahasiswa di Sydney Academy of Sport and Recreation serta orang-orang di North Narrabeen Caravan Park.

’’Jangan menunda proses evakuasi. Jalanan akan padat atau bahkan ditutup. Kalian nanti bisa terjebak dan membutuhkan bantuan penyelamatan. Tetap tinggal di area yang banjir itu berbahaya dan menempatkan hidup kalian dalam risiko,’’ ujar pihak SES.

Mereka meminta penduduk yang akan dievakuasi sudah mengepak obat-obatan, baju untuk tiga hari, serta mematikan saluran listrik dan gas di rumah masing-masing.Â