25 Ha Lahan Mangrove Diselamatkan

×

25 Ha Lahan Mangrove Diselamatkan

Sebarkan artikel ini
Ketua Forum DAS bersama Dinas Kehutanan dan masyarakat meninjau langsung lokasi hutan mangrove yang akan dibuatkan normalisasi masuk dan keluarnya air. (F. Zulkifli Tampolo/ Gorontalo Post)

Hargo.co.id MARISA – Upaya penyelamatan hutan Mangrove yang masuk dalam kawasan hutan kota dan terletak di pusat Ibu Kota Marisa, saat ini mulai dilakukan. Sedikitnya 25 hektare (Ha) lahan mangrove yang rusak kini mulai diselamatkan.

Pantauan Gorontalo Post (Group Hargo)kemarin, kawasan mangrove yang terletak dipusat ibu kota Marisa, tepatnya di dekat pintu masuk Kecamatan Marisa kini mulai ditanami bibit mangrove.

Tak hanya itu saja, dari Dinas Kehutanan, masyarakat dan juga Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) kemarin meninjau langsung lokasi pembukaan lahan guna membuka sirkulasi air yang akan masuk maupun ke luar di lokasi hutan kota ini.

Kepada Gorontalo Post,Ketua Forum DAS Iwan Abay kemarin menjelaskan, saat ini sementara dilakukan penanaman untuk 231 ribu bibit mangrove dengan jarak tanam 1×1. Hanya saja, dikhawatirkan bibit yang ditanam ini akan mati dikarenakan sirkulasi air laut yang tidak normal.

“Saluran air sudah terganggu dan tidak normal lagi, maka pemerintah berusaha untuk menormalkan kembali, agar sirkulasi air laut normal. Tanaman ini mengikuti alaminya, misalnya mengikuti pasang surut air laut. Ketuka airnya terganggu atau berubah, maka suhu pun berubah. Ini mengakibatkan tanaman mati. Jalan satu-satunya adalah normalkan kembali salurannya,” jelasnya.

Oleh karena itu, rencananya dalam waktu dekat ini akan dilakukan pengerukan untuk masuk dan keluarnya air. Rencananya jarak yang akan dinormalisasikan adalah 500 meter dengan lebar 6 meter dan kedalamannya mencapai 2 meter.

“Jika sudah dilakukan normalisasi untuk tempat masuk dan keluarnya air, maka hal tersebut akan sangat mendukung kelangsungan hidup bibit mangrove yang sudah ditanam. Oleh karena itu, kami pun berharap agar kawasan ini bisa dijaga secara bersama-sama,” pungkas Iwan Abay yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Pohuwato ini. (kif/hargo)