Monday, 20 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



34 Tewas, 125 Luka-luka dalam Ledakan Bom di Kızılay Square, ibukota Ankara Turki

Oleh Fandy Badaru , dalam Kabar Dunia , pada Monday, 14 March 2016 | 20:00 PM Tags: ,
  

Hargo.co.id ANKARA – Sebuah kendaraan bermuatan bom dilaporkan meledak di antara dua bus penumpang di dekat halte bus yang penuh sesak di jantung kota. Banyak kendaraan dan bus dilaporkan habis terbakar. Koran Hurriyet memberitakan ledakan, Minggu 13 Maret, terjadi pada pukul 18.35 waktu setempat di kawasan Kizilay.

Seorang pejabat Turki kemudian mengatakan bahwa temuan awal menunjukkan PKK atau organisasi teroris yang berafiliasi PKK telah melakukan serangan itu.

Berbicara setelah pertemuan keamanan darurat, Menteri Kesehatan Mehmet Müezzinoglu mengatakan 125 orang terluka, 19 di antaranya dalam kondisi kritis. Dia mengatakan bahwa 30 korban meninggal di tempat kejadian sementara empat lainnya meninggal di rumah sakit.

Menteri Dalam Negeri Efkan Ala mengatakan serangan hari Minggu tidak akan menghentikan Turki dalam perang melawan terorisme. Dia membenarkan ledakan tersebut sebagai bom mobil yang mentargetkan warga sipil di halte bus.

https://youtu.be/SBg5eXB15rQ

Dia mengatakan pihak berwenang telah memperoleh bukti tapi tidak akan membuat pengumuman tentang pihak yang bertanggung jawab sampai akhir penyelidikan. Pemboman hari Minggu di Ankara adalah serangan ke 3 yang mentargetkan ibukota Turki dalam beberapa bulan terakhir.

Pengadilan Golbasi Ankara memerintahkan larangan akses ke Twitter, Facebook dan beberapa platform media sosial lain untuk mencegah gambar korban dipublikasikan. Kızılay Square berfungsi sebagai lapangan dan terminus transportasi utama kota dan dikenal sebagai jantung kegiatan komersial dan hiburan di kota.

Presiden Recep Tayyip Erdogan juga membuat pernyataan setelah ledakan, menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Turki. Dalam pernyataannya, dia mengatakan Turki tidak akan menyerah pada hak membela diri terhadap ancaman teror dan bersumpah untuk melanjutkan perjuangan melawan kelompok teror yang mengancam negara.

Lokasi ledakan kira-kira satu kilometer dari titik di mana pernah terjadi serangan bom mobil oleh organisasi teror PKK menewaskan 29 orang pada 27 Februari.

Ankara juga menjadi target serangan pembom bunuh diri yang terkait dengan Daesh pada 10 Oktober 2015, menewaskan 102 orang dalam sebuah aksi demonstrasi damai. (middleeastupdate/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar