Wednesday, 4 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Air Terjun Watu Zinhi, Primadona Tersembunyi di Taluditi

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline Ragam , pada Tuesday, 6 July 2021 | 23:05 PM Tags: , ,
  Suasana Air Terjun Watu Zinhi yang sangat asri dan alami berlokasi di Desa Pancakarsa 2, Taluditi. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketika musim libur datang, banyak masyarakat yang harus menunda liburannya karena mengingat pandemi yang belum juga usai. Namun ketika nekat berlibur dan berkumpul dengan mengunjungi beberapa ruang publik yang penuh keramaian, tentunya hal tersebut dapat berpotensi menularkan Covid-19.

Ada orang yang menganggap liburan akan menyembuhkan stres akibat banyak pikiran, pekerjaan dan sebagainya. Namun, di era pandemi seperti sekarang kita harus pintar-pintar memilih tujuan wisata yang tidak menimbulkan kerumunan.

Air Terjun Watu Zinhi merupakan salah satu tempat wisata yang sangat cocok dikunjungi saat ini. Karena wisata ini mudah dijangkau, masih jarang dikunjungi orang, terlebih suasananya yang masih sangat asri dan alami.

Air terjun ini berada di Desa Pancakarsa 2, Kecamatan Taluditi, Pohuwato, Gorontalo. Jaraknya dari pusat Kecamatan Taluditi hanya 3 kilometer dan bisa ditempuh oleh kendaraan roda empat dan roda dua. Setelah menempuh lokasi menggunakan kendaraan, pengunjung harus berhenti di pos selanjutnya dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 400 meter.

menurut Kepala Desa Pancakarsa 2, Supriadi, untuk sampai ke terjun pengunjung akan melewati kebun coklat dan tanaman jagung, serta sebagian kebun kelapa sawit.

“Pengunjung tak perlu khawatir dengan akses menuju ke Watu Zinhi tersebut, karena jalannya sudah dibangun oleh masyarakat setempat menggunakan rabat beton. Sehingga sangat memudahkan pengunjung untuk sampai ke terjun,” ungkap Supriadi.

Dari segi keamanan pengunjung tidak perlu khawatir karena di sana tidak terdapat hewan buas atau sebagainya. Kemudian bagaimana dengan biaya masuk ke wisata tersebut? Tentu saja masih gratis.

“Airnya segar dan sejuk dikarenakan diatasnya itu adalah hutan lebat. Selain itu kita harus berhati-hati karena banyak bebatuan licin yang harus kita lewati,” ungkap Iis Indriani salah satu warga yang pernah mengunjungi air terjun tersebut.

Rupanya di tempat tersebut terdapat 5 model air terjun yang bertingkat yang jaraknya tidak lebih dari satu jam jika ditempuh dengan berjalan kaki. Hal yang perlu ditekankan kepada setiap orang ketika mengunjungi alam terbuka tentu saja harus memperhatikan etika dan moral seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuat keributan serta selalu menjaga alam dan ekosistemnya agar anak cucu kita kelak bisa merasakannya. (rita/hargo)

Warga Pancakarsa 2 bergotong royong dalam membuat jalan menuju air terjun guna memudahkan agar pengunjung. (Foto: Istimewa)
Warga Pancakarsa 2 bergotong royong dalam membuat jalan menuju air terjun guna memudahkan agar pengunjung. (Foto: Istimewa)
(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar