Selasa, 24 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



AKBP S. Bagus Santoso: Penganiaya Bripda Moh. Kurniawan Diduga Lebih dari Satu Orang

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 7 Juni 2016 | 13:28 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Masih ingat dengan kasus penganiayaan terhadap Bripda Mohammad Kurniawan Noho, Anggota Kepolisian Resort Gorontalo di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo, yang terjadi pada Rabu (31/5) kemarin?. Hingga ini proses penyidikan atas kasus tersebut masih terus berlanjut, dan terbaru, dalam kasus ini, mulai mengungkap sejumlah fakta baru.

Dari hasil penyidikan sementara pihak kepolisian, pelaku penganiyaan terhadap Bripda Kurniawan, bukan hanya dilakukan oleh Edy Nurkamiden, melainkan dilakuan oleh sejumlah rekan Edy yang lainnya. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs Hengkie Kaluara, melalui Kabid Humas Polda Gorontalo AKBP S, Bagus Santoso kepada awak media, minggu (5/6).

AKBP Bagus mengatakan, menurut pemeriksaan dari sejumlah saksi yang telah diperiksa di Mapolda Gorontalo, pelaku penganiayaan terhadap korban, bukan hanya Edy, tapi dilakukan juga oleh sejumlah Tahanan lainnya.

AKBP Bagus menambahkan, saat ini Mapolda Gorontalo telah memeriksa 3 orang, diantaranya, Bripda Mohammad Kurniawan Noho (Korban), Bripda Renaldi S, Nukmati (Rekan korban) dan Edy Nurkamiden (Terduga pelaku).

“Selain ketiganya, polisi masih akan memeriksa saksi lainnya, seperti, sipir lapas, personil Kejari Limboto, dan sejumlah tahanan lain, yang diindikasikan mengatahui kronologi kasus penganiayaan ini,” ujarnya.

AKBP Bagus juga mengatakan, saat ini, Polda Gorontalo telah menetapkan Edy Nurkamiden sebagai tersangka atas kasus penganiayaan itu. “Tersangka penganiayaan akan dijerat dengan pasal 170 KUHP subsider pasal 351 ayat 2 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujarnya.(Tr-45/rt/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar