Aleg Kabgor Apresiasi Gotong Royong Warga Perbaiki Irigasi Rusak

×

Aleg Kabgor Apresiasi Gotong Royong Warga Perbaiki Irigasi Rusak

Sebarkan artikel ini
Aleg DPRD Kabgor Asni U. Menu saat meninju pelaksanan pekerjaan secara swadaya yang dilakukan warga. (Foto: Istimewa)
Aleg DPRD Kabgor Asni U. Menu saat meninju pelaksanan pekerjaan secara swadaya yang dilakukan warga. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Upaya warga masyarakat yang melakukan gotong royong secara swadaya memperbaiki irigasi rusak di Kelurahan Biyonga, Kecamatan Limboto pada Sabtu (13/5/2023) diapresiasi oleh anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Asni U. Menu.

“Inisiatif memperbaiki jaringan irigasi rusak ini dari para petani patut diapresiasi. Saya dihubung bahwa mereka ingin memperbaiki irigasi secara suka rela dengan sistem gotong-royong. Saya merasa bangga dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh masyarakat yang sebagian besarnya beprofesi sebagai petani,” kata Asni yang menyaksikan aksi gotong royong tersebut.

Srikandi dari partai besutan Megawati Soekarno Putri ini menuturkan, berdasarkan informasi warga, irigasi yang rusak memang pernah di perbaiki salah satu instansi Pemerintah Provinsi Gorontalo. Namun, kata dia, pekerjaan tidak dirampungkan.

“Memang ada perbaikan irigasi, tapi menurut warga tidak tuntas. Penyelesaian pekerjaan hanya sebatas seperti itu,” ujar Asni sembari menunjuk kondisi irigasi tersebut.

Menurutnya, kerusakan irigasi terjadi karena air sungai yang meluap beberapa bulan lalu, hingga membuat palung sungai tergerus dan merembes sampai ke irigasi. Panjang irigasi rusak, ucap Asni, kurang lebih 25 meter dengan kedalaman 8 meter. Untuk memperbaiki saluran irigasi agar dapat berjalan normal, para petani melakukan upaya pemasangan sandbag. Selain untuk memperbaiki saluran, hal ini juga berguna untuk menjaga dan mencegah, serta meminimalisir kerusakan lebih parah atau abrasi.

“Hampir 200 karung pasir (sandbag) yang mereka pasang. Saya berharap pemerintah dapat memperhatikan sarana dan prasarana demi mendukung hasil pertanian petani,” harap Asni.

Ia menambahkan, perbaikan jaringan irigasi rusak perlu dilakukan, agar petani bisa secara langsung merasakan manfaatnya di lahan pertanian mereka.

”Sudah sepatutnya diperbaiki agar debit air dari irigasi tersebut, dapat mengalir maksimal ke sawah-sawah petani. Petani butuh perbaikan,” tandas Asni. (*)

Penulis: Deice