hal itu tidak meningkatkan risiko terjadinya patah tulang. “Pada wanita yang konsumsi kopinya tinggi dan kurang asupan kalsium, risiko patah
tulang bisa terjadi. Studi menyatakan bahwa konsumsi kafein lebih dari 300 mg per hari, bisa mempercepat hilangnya kepadatan massa tulang,
terutama pada tulang belakang wanita post-menopause,” ulasnya. Karena itu, dokter Irma menganjurkan agar pecinta kopi bisa mulai membatasi asupan kopi dalam sehari. “Usahakan untuk tidak mengonsumsi kopi empat cangkir sehari secara berkepanjangan, karena akan menyebabkan
kepadatan tulang menurun. Kepadatan tulang yang menurun akan meningkatkan risiko tulang menjadi keropos. Anda bisa mengganti asupan kopi
dengan air putih atau jus buah,” kata Irma.(hargo/jpnn)
