Antisipasi Anthrax, DKPP Siapkan 5000 Vaksin

×

Antisipasi Anthrax, DKPP Siapkan 5000 Vaksin

Share this article
Petugas Dinas Kelautan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan vaksinasi gratis untuk ternak warga di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Minggu (24/4). Vaksin itu guna mencegah menyebarnya penyakit antraks pada sapi yang sudah terjadi selama beberapa hari terakhir. (Foto: Natha/Gorontalo Post).

Hargo.co.id GORONTALO – Untuk mengatisipasi wabah Anthrax semakin menular hingga ke warga. Maka Dinas Kelautan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo melakukan vaksinasi gratis untuk ternak warga.

Kegiatan vaksinasi yang dipusatkan di Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo ini, mendapat respon positif dari warga, buktinya ratusan warga dari empat desa, masing-masing, Desa Tabumela, Tilote, Tualango, dan Dulomo berbondong-bondong mendatangi lokasi pelaksanaan vaksinasi yang terletak di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Minggu (24/4) siang.

Terlihat warga membawa sejumlah ternak peliharaan mereka baik sapi maupun kambing. Tercatat, sedikitnya ada 69 ekor sapi divaksinasi oleh petugas.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberantasan Penyakit Hewan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo, drh. Asriyana Dunggio, kepada Gorontalo Post (group hargo) mengatakan, saat ini tercatat sedikitnya sudah 1000 ekor sapi divaksinasi oleh Dinas Kelautan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo.

“Jika dihitung dengan yang minggu kemarin, jumlah sapi yang sudah divaksin ada sekitar 1000 ekor lebih, tapi kami juga sudah menyiapkan 5000 vaksin Antraks untuk menanggulangi Antraks,” ujarnya.

drh. Ana menambahkan, sapi yang divaksin rata-rata adalah sapi peliharaan warga maupun sapi milik kelompok usaha sapi.
“Yang hamil hanya kita berikan vitamin, sementara yang tidak hamil kita berikan vaksin,” tambahnya.

Langkah vaksinasi ini sendiri dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Antraks yang sebelumnya ditemukan positif di Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, yang jaraknya hanya sekitar empat kilometer dari lokasi pelaksanaan vaksinasi.

Sementara itu, Husin Mopangga salah seorang warga yang juga peternak sapi mengaku sangat senang dengan kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

“Alhamdulillah sapi saya yang divaksin berjumlah 6 ekor, dan langkah ini sangat baik karena sebelumnya kami sangat was-was dengan kondisi peliharaan kami,” ujar pria yang akrab disapa Papa Enda itu.

Husin menambahkan, sejauh ini, bahaya Antraks cukup membuat trauma warga Kabupaten Gorontalo. (tr-45)