Hargo.co.id GORONTALO – Umat muslim Gorontalo rupanya punya cara baru untuk mendapatkan kesempatan naik haji.
Melalui program Arrum Haji dari PT Pegadaian, nasabah cukup hanya menggadaikan emas batangan seberat 15 gram atau emas perhiasan 18 gram ke Pegadaian.
Menurut Kepala Deputy PT Pegadaian (Persero) area Gorontalo, Yuslianto, program Arrum Haji merupakan pengembangan dari produk tabungan emas, yakni memberikan pinjaman pembiayaan haji kepada nasabah. Syaratnya tadi, emas batangan minimal 15 gram dan perhiasan emas minimal 18 gram.
Di Pegadaian, setelah menyerahkan jaminan, nasabah akan diberikan pinjaman dana Rp 25 juta untuk mendaftarkan diri ke Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
Nasabah dapat mencicil dana pembiayaan Rp 25 juta itu antara satu hingga lima tahun. Dan setelah nasabah berangkat haji, mereka masih memiliki aset emas sebesar 15 gram yang disimpan di Pegadaian.
Jaminan itu juga dapat difungsikan untuk menutup kekurangan cicilan jika terjadi kekurangan.
Sejak dibuka pada tahun 2016, program Arrum Haji cukup mendapat antusias dari masyarakat Gorontalo.
Padahal saat itu PT Pegadaian area Gorontalo, sejatinya, belum resmi memasang target. Pada 2016, outstanding loan (OSL) atau saldo pinjaman terealisasi sebesar Rp 1,78 Miliar dengan 79 nasabah.
Dan hingga Juni 2017, peminat program Arrum Haji kembali mendapat sambutan hangat. Nasabahnya sudah mencapai 56,1 persen atau 133 nasabah dari target sebanyak 237 nasabah. Sementara OSL sudah mencapai 40,38 persen atau Rp 2,69 Miliar dari target Rp 6,67 Miliar.
Yuslianto optimis ada peningkatan pada tahun ini seiring dengan bertambahnya kuota haji Gorontalo sebanyak lebih dari 800 orang, jika dibandingkan kuota haji sebelumnya.
Dengan begitu, daftar tunggunya menjadi lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, program baru ini peminatnya cukup tinggi. Di tahun pertama (2016) ada 79 nasabah atau senilai Rp 1,7 Miliar.
Tahun ini, kita targetkan 237 nasabah dengan realisasi Rp 6,6 Miliar, dan itu, Alhamdulillah, sudah terealisasi 133 nasabah dengan Rp 2,6 Miliar,” pungkasnya.(axl/hargo)
