Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Astaga, Baru Beroperasi, Bandara Djalaluddin Gorontalo Langsung jadi Sorontan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 11 Juni 2016 | 13:55 PM Tag: , ,
  

“Saat pesawat tiba kan pintunya menempel ke garbarata. Setelah itu pesawat harus mundur kembali. Nah, ini bukan seperti mobil yang bisa mundur sendiri. Tapi harus didorong dengan Pusback Car itu. Nah itu di kita masih di pesan,” ungkapnya.

Deden juga mengungkapkan, pushback car tidak masuk dalam paket proyek pembangunan terminal baru yang menyedot anggaran Rp 184 miliar. Sebab sedianya hal itu seperti di Bandara lainnya yang sudah dilengkapi garbatata, pushback car ini dikelola operator atau pihak ketiga.

“Untuk itu solusinya, seluruh petugas Bandara berinisiatif untuk mengumpulkan uang secara pribadi. Dengan uang itu, mobil pendorong di pesan dari Jakarta. Insya Allah paling lambat sebulan sudah ada,” jelasnya.

Ia pun berharap agar hal ini dimaklumi oleh semua pihak. Ia juga mengimbau agar para penumpang, pihak maskapai dan seluruh warga Gorontalo untuk sama-sama menjaga fsilitas bandara.

“Yang pasti kita akan berupaya untuk memaksimalkan layanan Bandara. Kita hanya berharap hal ini didukung oleh pemerintah dan masyarakat Gorontalo,” imbaunya.(and/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar