Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Astaga, Oknum PNS Wanita Ini Terjaring Razia Mesum

Oleh Berita Hargo , dalam Features Headline Metropolis , pada Sabtu, 27 Mei 2017 | 20:35 PM Tag: ,
  

GORONTALO, hargo.co.id – Petugas gabungan dari Pemerintah Kota Gorontalo, TNI dan Polri, Kamis (25/5) dini hari, menggelar operasi Yustisia.

Dalam operasi itu, Petugas mengamankan tujuh pasangan mesum di sejumlah kos-kosan dan penginapan yang ada di Kota Gorontalo. Ironisnya, salah seorang dari pasangan mesum tidak lain adalah oknum PNS.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, operasi digelar sejak pukul 23.00 wita, Rabu, hingga Kamis dini hari.

Petugas yang terdiri dari Petugas Kesbangpol Kota Gorontalo, Satpol PP, Polres Gorontalo Kota dan Kodim 1304 Gorontalo menyisir sejumlah lokasi hiburan malam, kos-kosan maupun penginapan yang dicurigai menjadi tempat rawan terjadinya aksi kriminalitas dan perbuatan mesum.

Dalam operasi itu, petugas mendapati puluhan warga yang tidak bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun identitas lain. Ironisnya, sebagian besar warga yang didapati tidak membawa kartu identitas itu adalah mahasiswa yang mendiami sejumlah lokasi kos-kosan di Kota Gorontalo.

Selain kos-kosan, petugas juga mendatangi sejumlah tempat hiburan malam dan penginapan. Hasilnya, di salah satu kamar penginapan di Kota Gorontalo, Petugas mengamankan sepasang laki-laki dan perempuan yang tidak bisa menunjukkan bukti pernikahan.

Ironisnya, wanita yang tertangkap itu ternyata berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) di salah satu instansi di Provinsi Gorontalo. Mereka langsung diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Gorontalo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Gorontalo, Marwan Saleh mengatakan, razia yustisia ini digelar untuk menyambut bulan suci Ramadan.

“Operasi ini kita gelar untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Gorontalo saat menunaikan ibadah puasa,” ujarnya.

Sasaran operasi ini sendiri, menurut Marwan, adalah lokasi ataupun tempat hiburan malam yang dicurigai menjadi lokasi tindak pidana kriminal.

“Untuk PNS yang tertangkap sudah kita bina dan datanya akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan ini sendiri menurut Marwan, akan digelar secara rutin oleh pemerintah kota gorontalo bersama instansi terkait.(tr-45/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar