Astaga! Sungai Biawu Dipenuhi Sampah

×

Astaga! Sungai Biawu Dipenuhi Sampah

Share this article
Lantaran tak ada Tempat Pembunangan Sampah (TPS) yang representatif, masyarakat Kelurahan Biawu membuang sampah ke bantaran Sungai. (foto Jalal Khan/GP)

Hargo.co.id GORONTALO – Salah satu penyebab utama masyarakat membuang sampat di bantaran sungai adalah, dikarenakan tidak tersedianya tempat pembuangan sampah yang representatif. Selain itu tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya membuang sampah disungai, juga masih kurang. Hal ini seperti yang terlihat dikawasan bantaran Sungai Biawu, Kecamatan Kota Tengah,Kota Gorontalo.

Sejauh ini upaya pemerintah untuk menahan aktifitas membuang sampah disungai belum membuahkan hasil. Buktinya Hingga saat ini, aktifitas warga setempat yang membuang sampah di sungai tersebut masih saja berlangsung dan hal ini menyebabkan sungai menjadi tercemar oleh sampah.

Salah satu penyabab kondisi itu, karena di pemukiman masyarakat sekitar sungai Biau, tak ada Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang representatif.

Pantauan Gorontalo Post (group hargo), Jumat, (18/6), di sepanjang bantaran Sungai Biawu banyak di temukan sampah-sampah masyarakat.

Bantaran sungai tersebut memang rawan dijadikan tempat pembuangan sampah. Mengingat arealnya yang melintasi pemukiman masyarakat setempat. Berbagai jenis sampah terlihat. Mulai dari plastik-plastik, kardus, sampai sisa makanan dan kayu.

Bukan saja itu, dari bantaran tercium bau amis. Sisa-sisa ikan dan tulang dibuang masyarakat ke bantaran Sungai hingga membuat warga lainnya sangat terganggu. Hal ini pun tak tanggung-tanggung diakui masyarakat dan pedagang ikan di kawasan tersebut.

Sebab, jika harus menunggu petugas pengangkut sampah, sampah-sampah sudah akan membusuk di sekitar rumah warga. “Jadi mendingan kami buang saja ke sungai,” kasa salah satu pedagang ikan.

Sebagian warga yang lain merasa sangat terusik, terutama mereka yang tidak suka membuang sampah ke bantaran. Mereka meminta pemerintah bisa mengambil langkah untuk bisa menjadikan tempat sampah yang alternatif yang representatif di Biawu.

Sehingga, warga tak akan membuang sampah lagi ke sungai.
“Saya melihat pula salah satu faktornya karena disini tidak ada tempat sampah yang representatif. Jadi harapannya ini dapat disediakan pemerintah. Agar dapat digunakan warga,” kata Salim, warga setempat. (tr-53/ar/hargo)