Atasi Pengangguran Pilot, Pemerintah Jajaki Meksiko dan Tiongkok

×

Atasi Pengangguran Pilot, Pemerintah Jajaki Meksiko dan Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pilot pesawat di ruang kokpit (Dok.Jawa Pos)

Hargo.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penjajakan dengan Tiongkok dan Meksiko dalam mengatasi pengangguran pilot di Indonesia. Sebab, saat ini tercatat ada 1.200 pilot tengah menganggur.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemehub, Agus Santoso mengatakan, pihaknya berharap pembahasan tersebut bisa secepatnya membuahkan hasil.

“Kita akan melakukan kerjasama dengan dua negara tersebut karena mempunyai hubungan yang baik. Kita menawarkan dan membuat jalan agar pilot yang numpuk, yang jumlahnya seribuan bisa dikerjakan di luar Indonesia ataupun profesi lain di peroleh menangani pilot,” ujarnya di Kemenhub, Jakarta, Selasa (21/11).

Sementara itu, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Muzaffar Ismail mengatakan hal senada. Menurutnya, Tiongkok dipilih karena memiliki regulasi yang sama dengan Indonesia sehingga diharapkan bisa menampung pilot yang ada di dalam negeri.

“Terkait dengan China dari otoritas China ada kerjasama dibentuk. Kita ikuti ketentuan regulasinya. Kebetulan regulasi mereka hampir sama dengan kita. Jadi tidak menutup kemungkinan pilot Indonesia terbang disana,” tuturnya.

Kedepannya, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan para pilot yang belum mendapatkan pekerjaan. Pihaknya akan melakukan evaluasi terkait permasalahan tersebut.

“Senin depan kita kumpul dengan pilot yang belum dapat penerbangan. Kita kumpul di Tangerang dengan seluruh maskapai di Indonesia. Kita berdialog apa yang dibutuhkan maskapai yang mudah-mudahan hasilnya positif. Jadi kami tahu persis misalnya salah satu penerbangan berapa jumlah pilot yang dibutuhkan sehinga para lulusan bisa terserap,” pungkasnya.

(cr4/JPC/hg)