Balapan Liar: Sembilan Pelajar Dibekuk, Ranmor Disita Hingga Usai Lebaran

×

Balapan Liar: Sembilan Pelajar Dibekuk, Ranmor Disita Hingga Usai Lebaran

Share this article
Sepeda motor yang menjadi kendaraan balap liar saat diamankan petugas di kawasan Bundaran HI, Kota Gorontalo. Sabtu Dinihari. (foto Jalal Khan)

Hargo.co.id GORONTALO – Aksi balap liar yang selama ini meresahkan warga, akhirnya berhasil ditertibkan tim gabungan Polres Gorontalo Kota saat menggelar operasi gabungan Sabtu (10/6).
Sedikitnya 9 pelajar yang diduga menjadi otak pelaku balap liar tersebut diamankan petugas kepolisian, selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan puluhan kenderaan roda dua yang digunakan untuk balapan.

Penertiban balap Liar ini, dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang sangat resah dengan aksi para pelaku balap liar di malam hari.

Atas laporan warga itu, awalnya petugas menertibkan para pengendara motor yang tidak memakai helm dan sepeda motor yang sudah di modifikasi. Operasi pertama dilakukan di Bundaran HI sekira pada pukul 00.00 Wita. Saat dilakukan pengepungan,sejumlah pelaku balap liar ada yang berhasil kabur.

Namun meski demikian operasi yang dipimpin langsung Kabag Ops AKP Sukari SIK tersebut membuahkan hasil. Dari operasi ini petugas mengamankan 12 unit motor dan 9 orang pengendara.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto, S.IK mengatakan, sebelumnya balapan liar ini sudah coba dibubarkan dengan menempatkan mobil polisi, atau melakukan patroli keliling, namun pembalap liar ini terus mengulangi aksi berbahayanya itu, makanya pihaknya langsung menggelar razia dan tangkap oknum pembalapnya.

Lebih lanjut AKBP Rony mengatakan, mereka yang diamankan rata-rata pelajar berusia belasan tahun. Beberapa di antaranya melakukan aksi balap liar dan lainnya menonton. “Sejauh ini belum ada indikasi apakah ajang balap liar ini dijadikan taruhan atau tidak,” tambah AKB Rony.

Hanya saja menurut hasil pengintaian anggotanya, aksi balap liar ini umumnya dimulai pada Pukul 01.00 Wita. “ Untuk saat ini, langkah-langkah yang kami ambil yaitu mengidentifikasi identitas orang yang diamankan, memberikan pembinaan, mengamankan barang bukti kendaraan,” pungkasnya.

Sebelumnya Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota AKP Eko Baskara mengatakan, pihaknya akan terus menindak para gank motor yang melakukan aksi balap liar di Kota Gorontalo “Sepeda motor yang mereka gunakan akan disita sebagai barang bukti dan akan dikembalikan setelah hari Raya Idul Fitri. Selain itu, motor tersebut akan diberikan Tindakan Langsung (Tilang) sesuai aturan hukum yang ada,”tandas Eko Baskara. (tr49/tr-45/rt).