Hargo.co.id, GORONTALO – Pembahasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2023, badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Gorontalo lebih mendalam dalam pembahasan, bahkan banggar terlihat membahas lebih dalam setiap OPD. Hal ini terlihat dari pembahasan Banggar dan Rumpun Kesehatan, Selasa (15/11/2022).
Dari pantauan yang ada, Banggar tidak terlalu memburu atau mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari OPD. Tetapi juga Banggar membahas secara detail anggaran per OPD. Misalnya saja di hari pertama pembahasan yang dimulai dari rumpun kesehatan, pembahasan yang dilakukan sejak siang hari masih berlanjut hingga malam hari.
“Kami tidak memaksa target PADnya, hanya saja juga tolong dirinci mendetail anggarannya, misalnya saja untuk operasional, itu dirinci untuk operasional apa saja, jangan gelondongan,” ungkap Wakil Ketua Irwan Dai.
Sama seperti Irwan Dai, Wakil Ketua Roman Nasaru yang memimpin pembahasan pun meminta Dinas kesehatan merinci apa saja anggarannya, bukan hanya secara umum dipaparkan.
“Kami ingin lihat rinciannya,” jelas Roman.
Sementara itu Ketua Fraksi PPP Jayusdi Rivai menambahkan, kalaupun anggota Banggar ingin menggali lebih dalam, dirinya pun setuju tetapi jangan sampai menghilangkan anggaran yang berbau kepentingan masyarakat. Misalnya saja untuk anggaran perjalanan dinas para tenaga medis yang bisa saja itu digunakan untuk operasional tenaga kesehatan melakukan pelayanan ke desa-desa.
“Sayang juga kalau dipotong, karena itu adalah bentuk pelayanan tenaga kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo, sehingga perlu diapresiasi kinerjanya melalui dana operasional atau perjalanan dinas,” jelas Jayusdi.
Ia juga berharap kepada Banggar untuk tidak mengurangi porsi-porsi anggaran yang berkaitan erat dengan pelayanan hubungan masyarakat. (***)
Penulis: Deice Pomalingo
