Selasa, 27 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banmus DPRD Gorontalo Utara Bahas Video Viral 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Selasa, 9 Agustus 2022 | 02:05 Tag: , , ,
  Rapat Banmus DPRD Gorontalo Utara, Senin (8/8/20222) membahas persoalan berita video yang sempat viral. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menjawab berbagai pertanyaan atas sikap DPRD Gorontalo Utara (Gorut) terkait video viral, akhirnya Badan Musyawarah (Banmus) gelar rapat. maklum, DPRD Gorontalo Utara dinilai seakan diam dan tidak memberikan reaksi terhadap persoalan yang sempat viral akhir-akhir ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (8/8/2022) Banmus melaksanakan rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deisy S.M Datau bersama Wakil Ketua , Roni Imran yang dihadiri oleh para anggota Banmus. Roni Imran menjelaskan bahwa rapat Banmus tersebut dilaksanakan selain untuk menentukan pelaksanaan agenda kelembagaan, juga sebagai ruang untuk memberikan pendapat kepada pimpinan lembaga dalam menentukan kebijakan. 

“Kenapa rapat Banmus, karena alat kelengkapan DPRD ini salah satu tugasnya memberikan pendapat kepada pimpinan dalam rangka menentukan garis kebijakan pelaksanaan tugas dan wewenang, terutama terhadap kasus yang lagi viral yang dianggap DPRD itu diam,” kata Roni Imran usai rapat berlangsung.

Dirinya juga menanggapi penilaian warga bahwa DPRD Gorontalo Utara dianggap diam dan tidak memberikan respon soal video viral tersebut. Menurut Roni Imran, ketika hal tersebut muncul dan viral, para wakil rakyat sedang tidak berada di kantor, karena semuanya lagi turun melaksanakan reses. 

“Sesungguhnya kami sampaikan kejadian itu pas awal munculnya berita itu, kami lagi reses, lagi di luar gedung dan kami tidak bisa memberikan pernyataan,” jelas Roni Imran.

Setelah itu kata Roni Imran, sepekan kemudian setelah selesai reses, para anggota DPRD masuk, namun karena agendanya padat dan juga tidak bertemu wartawan maka DPRD Gorontalo Utara belum menyampaikan apa sikap dan tindakan yang akan dilakukan. 

“Pada dasarnya kami DPRD tidak boleh membiarkan hal tersebut tersebut,” tegasnya.

Menurut Roni Imran, banyak kelompok masyarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta tokoh mempertanyakan sikap DPRD yang tidak menseriusi persoalan yang lagi viral tersebut. 

Masih pada kesempatan yang sama, Roni Imran mengungkapkan bahwa hasil rapat Banmus yakni semua mengusulkan, memberikan pendapat untuk pimpinan agar menindak lanjuti dengan rapat ke ketua fraksi. 

“Lima fraksi akan kami undang terkait langkah apa yang akan diambil oleh lembaga dalam rangka menyikapi persoalan yang lagi trending. Ini menjadi tugas fungsi pengawasan DPRD,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 47 times, 1 visits today)

Komentar