Hargo.co.id GORONTALO – Selama Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri, transaksi keuangan masyarakat dipastikan meningkat.
Dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat Gorontalo yang ingin membawa uang tunai dalam jumlah besar dari dan atau ke bank agar meminta pengawalan dari pihak kepolisian.
Pengawalan ini sendiri dilakukan untuk mencegah dini terjadinya aksi kriminalitas di wilayah hukum Gorontalo.
“Manfaatkan jasa pengawalan dari kepolisian jika bertransaksi di bank dalam jumlah yang besar dan selalu waspada saat di jalan,” ujar Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Rachmad Fudail melalui Kabid Humas, AKBP Wahyu Tri Cahyono kepada Gorontalo Post, kemarin, Senin (12/3).
Ditambahkan Wahyu, apabila ban mobil kempes saat perjalanan membawa uang dalam jumlah besar,
nasabah diminta untuk mencari tempat yang aman dan tidak berhenti di sembarang tempat karena tidak menutup kemungkinan sedang menjadi incaran pelaku kejahatan.
“Hubungi kepolisian terdekat jika ada hal-hal yang mencurigakanâ€, himbau Wahyu.
Disinggung berapa biaya administrasi untuk mendapatkan pengawalan dari kepolisian. Wahyu menegaskan bahwa untuk pengawalan dari pihak kepolisian tidak dipungut biaya alias gratis.
“Tidak mau keluar biaya tapi resikonya besar. Untuk itu, pengawalan dari kepolisian tidak dipungut biaya,” terang mantan Kapolres Bone Bolango itu.
Selain itu, Wahyu juga mengungkapkan, Kapolda juga memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan kegiatan patroli dan memberikan penjagaan di pusat-pusat perbelanjaan.
Tak hanya itu, Wahyu juga menghimbau agar Satuan Pengamanan (Satpam) selalu berhati-hati dan waspada terhadap setiap nasabah bank.
Jika ada gerak-erik yang mencurigakan harap segera menghubungi pihak Kepolisian. Lebih lanjut AKBP Wahyu mengatakan,
Hal ini dilakukan sebagai upaya oleh personil kepolisian untuk meningkatkan keamanan di area sekitar perbankan sehingga para nasabah maupun pegawai Bank dapat merasa terjaga dan terlindungi.(tr-45/hargo)
