Belajar dari Pagi Sampai Malam, Siswa Enjoy

×

Belajar dari Pagi Sampai Malam, Siswa Enjoy

Share this article
Konsep full day scholl yang diterapkan di Al Huda

Kendati dari pagi sampai malam, tapi para siswa tetap enjoy. Buktinya setiap tahun ratusan calon siswa yang masuk ke sekolah ini. sementara itu di MA Alfalah Limboto, waktunya jauh lebih lama dari standar Kemendikbud RI. Dalam kurikulum pesantren ini dibagi menjadi dua.

Pertama kurikulum dari Kementrian Agama seperti yang diajarkan di Madrasah pada umumnya. Yang kedua menjadi keunikan tersendiri dari pembelajaran di Ponpes Al Falah.

Pembelajaran dalam kurikulum Kemenag seseuai standar waktu normal sekolah pada umumnya. Setelah itu, siswa akan kembali mengikuti pelajaran dalam kurikulum khusus. Pembelajaran kurikulum khusus ini dimulai dari ba’da Ashar sekira pukul 15.30 Wita.

Ba’da Magrib, siswa akan kembali mendapatkan pembelajaran khusus dari guru Ponpes, lalu kemudian dilanjutkan lagi ba’da Isya.
Tidak hanya itu, bila dari sekolah pada umumnya dimulai pukul 07.00 Wita, maka pembelajaran di Ponpes Al Fallah ini sudah dimulai dari ba’da salat Shubuh.

Kepsek Tsanawiya Pondok Pesantren Al Fallah Hj. Maziatussaraf H. Kau,M.Pd mengatakan, dengan sistem pembelajaran tersebut, para siswa dapat memiliki pengetahuan dengan baik.

Terutama di Al Fallah sendiri yang paling ditekankan adalah kajian kita kuning. Penerapan Sekolah Full Day mendapat dukungan dari sejumlah orang tua siswa. Salah satunya disampaikan Natisr Rahman. Salah satu pengusaha foto copy di Desa Bulila, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo itu menilai sekolah full day sudah sangat tepat. Sebab akan lebih meningkatkan sistem pembelajaran di Indonesia.

“Saya sangat setuju dengan hal itu. Ada pepatah menyebut belajar di waktu kecil itu bagai mengukir di atas batu. Kalau semakin banyak ukiran ilmu pada anak maka akan terus membekas hingga dia dewasa,” jelas ayah tiga anak itu. (tr-54/and/hargo)