Berkunjung ke Gorontalo, Wapres Tinjau Program Penurunan Stunting

×

Berkunjung ke Gorontalo, Wapres Tinjau Program Penurunan Stunting

Share this article
Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma’ruf Amin saat menyerahkan piagam penghargaan kepada anak lulus tengkes, Jumat (14/4/2023). (Foto: Istimewa)
Wakil Presiden Republik Indonesia K.H Ma’ruf Amin saat menyerahkan piagam penghargaan kepada anak lulus tengkes, Jumat (14/4/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, K.H Ma’ruf Amin dalam kunjungan kerjanya ke Gorontalo melakukan peninjauan pelaksanaan program penurunan prevalensi tengkes di Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/4/2023).

Ma’ruf Amin yang saat itu didampingi Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Wury Ma’ruf Amin melakukan peninjauan di Posyandu Ayuhulalo, Kelurahan Kayubulan.

Dirinya juga didampingi oleh Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Gamaria Purnamawati Monoarfa dan Wakil Bupati Gorontalo Hendra Hemeto bersama istri.

Pada kesempatan tersebut, Wapres menyerahkan penghargaan kepada 8 anak lulus tengkes saat meninjau kegiatan posyandu berupa penyuluhan masalah kesehatan dan pemberian imunisasi oleh kader dan petugas kesehatan Puskesmas Limboto kepada 30 balita di Kelurahan Kayubulan.

Wapres juga menerima laporan terkait penanganan Tengkes dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa. Laporan tersebut diantaranya terkait inovasi menyusun Kumpulan Ceramah Ramadhan Stop Stunting dengan pendekatan digital (e-book) dan Gerakan Orang Tua Asuh (Gotas).

Selain itu, ada juga One Day One Egg (Odoe) yang digagas bersama Tim Penggerak PKK dan terbukti menunjukkan hasil yang baik dalam penanganan tengkes

“Kalau dilihat satu tahun terakhir capaian penurunan tengkes 5,2 persen, Insya Allah ini akan turun 5,2 persen lagi dan diharapkan bisa mencapai pada angka 14 persen,” kata Anang S. Otoluwa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Ismail Akase pada pemaparannya menyebutkan prevalensi tengkes Kabupaten Gorontalo pada tahun 2019 berada pada angka 38,40 persen.

Angka ini turun sebesar 10,10 persen menjadi 28,30 persen di tahun 2021. Namun kembali naik menjadi menjadi 30,80 persen di tahun 2022.

Meski begitu, Ismail Akses menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan beberapa upaya percepatan penurunan tengkes. Diantaranya dengan membentuk pos gizi dengan beberapa inovasi pada seluruh lintas sektor.

“Diantaranya syiar germas atau ceramah kesehatan setiap hari Jumat, Pekan Sayang Ibu dan Anak setiap minggu,” kata Ismail Akase.

Selain itu, Dikes Kabupaten Gorontalo telah melibatkan dokter ahli turun langsung ke lapangan untuk mendeteksi resiko tengkes dan gejala penyakit lainnya. Pemberian makanan tambahan yang diolah Tim Penggerak PKK juga sudah dijalankan.

“Alhamdulillah kami OPD punya tanggung jawab masing-masing. Contoh bapak bupati punya anak asuh dua kembar, pihak swasta juga ikut terlibat dengan memiliki anak asuh masing-masing,” katanya memaparkan.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis