“Bagi saya memang persaingan di PON tahun ini tidakah mudah dijalani, tapi insyallah dengan dibantu rekan-rekan pelatih yang punya pengalaman hebat dan atlet-atlet nasional sepaktakraw keberhasil di PON 2012 lalu bisa kembali kita persembahkan bagi Gorontalo,” tambah Herson.
Sementara terpisah, sekertaris Pengprov PSTI Gorontalo, Mud Mada yang dimintai komentarnya juga sebenarnya memiliki perasaan yang sama dengan apa yang disampaikan sang pelatih. Namun merujuk pada pengalaman PON 2012, semangat atlet sepaktakraw Gorontalo dan persiapan yang terus digenjot hingga saat ini, Mud Mada optimis hasil terbaik bisa dipersembahkan cabang sepaktakraw Gorontalo.
“Semua kita yang menjadi pengurus tentu punya kekhawatiran yang sama, namun semangat dan pengorbanan yang telah kita rintis hingga saat inilah yang kemudian menjadi penyemangat serta motivasi bahwa sepaktakraw Gorontalo bisa…bisa mempersembahkan yang terbaik bagi Gorontalo,” ujar Mud Mada.
Ditambahkan Herson juga, dengan apa yang telah diraih dan dilakukan sepaktakraw Gorontalo saat ini tentunya bukan sebuah jaminan predikat juara di PON 2012 bisa kembali terulang jika tanpa persiapan yang matang.
“Tidak masuk akal jika mentang-mentang pernah jadi juara bisa kembali juara lagi jika tidak ada persiapan matang untuk mempertahankan prestasi atau predikat juara tersebut, makanya butuh kerja keras dan kesungguhan untuk mempertahankan yang sudah ada,” pungkas Herson. (hargo/ysn)
