Tak puas berkomunikasi lewat pesan singkat, Akuloh memutuskan untuk berbicara langsung. “Kalau begitu, tolong buka jendela kamarnya.â€.
Mawar yang tak memiliki firasat apa-apa menuruti permintaan Akuloh. Anehnya, begitu jendela kamar dibuka bak singa menerkam mangsanya. Akuloh langsung melompat masuk dan sejurus kemudian menerkam Mawar hingga terjerembab ke ranjang.
Aksi Akuloh makin menjadi-jadi. Dengan tenaga yang dimiliki, Akuloh berusaha menguasai Mawar. Untungnya aksi tak terpuji Akuloh terhenti setelah Mawar berteriak minta tolong. Seketika itu wajah Akuloh langsung pucat pasi. Takut ketahuan aksinya, Akuloh lantas mengambil jurus langkah seribu.
Namun persoalan belum selesai. Keesokan harinya, Senin (19/1), Mawar bersama kedua orang tuanya mengadu ke Polsek Batudaa. Kapolsek Batudaa Iptu Wedi Utiarahman melalui Kanit Reskrim AIPTU Efendi Parirua menyampaikan pihaknya telah menerima laporan yang disampaikan Mawar.
“Jadi kita akan kumpulkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti untuk proses dan tindaklanjutnya,†tandas AIPTU Efendi.(tr-48/san/hargo)
