Bintara Lulusan SPN Gorontalo Diharapkan Retap Junjung Tinggi Profesionalitas

×

Bintara Lulusan SPN Gorontalo Diharapkan Retap Junjung Tinggi Profesionalitas

Sebarkan artikel ini
Hamka Hendra Noer pada upacara penutupan Diktukba Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022 di lapangan SPN Polda Gorontalo, Rabu (21/12/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer berharap 208 Bintara Remaja yang dinyatakan lulus dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Gorontalo bisa menjadi anggota Polri yang berkualitas dan profesional.

Dirinya mengatakan, 208 bintara dinyatakan lulus setelah mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022 tersebut akan semakin memperkuat sistem keamanan dan ketertiban di Gorontalo.

“Harapannya mereka yang dilantik ini dapat mengisi kekurangan personil Kepolisian, baik di Polda maupun di seluruh Polres di Provinsi Gorontalo,” kata Hamka Hendra Noer dalam sambutannya ada upacara penutupan Diktukba di lapangan SPN Polda Gorontalo, Rabu (21/12/2022).

“Jadilah anggota Polri yang profesional dan menjadi kebanggaan orang tua, masyarakat, serta bangsa dan negara,” Katanya menambahkan.

Ditempat yang sama, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika usai melantik para bintara remaja tersebut mengatakan, Nantinya para bintara ini akan ditugaskan pada berbagai bidang penugasan untuk mengisi kekurangan personil yang ada di Polda Gorontalo.

“Selama lima bulan dilatih, dididik, dan dibentuk di SPN Polda Gorontalo, hari ini sebanyak 208 bintara remaja resmi kita lantik menjadi anggota Polri. Mereka akan ditugaskan pada berbagai bidang untuk melengkapi personil yang ada saat ini,” kata Irjen Pol. Helmy Santika.

Dirinya berharap para bintara remaja yang baru dilantik tersebut untuk terus berlatih dan belajar menimba ilmu dan mengasah kemampuan. Menurutnya, pendidikan selama lima bulan adalah waktu yang cukup singkat, sehingga diharapkan para bintara Polri ini untuk terus membekali kemampuan dengan terus belajar.

“Masyarakat semakin kritis, begitu pula perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga semakin cepat. Mereka harus menjawabnya dengan memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayoman yang terbaik,” Pungkasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis