Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang wanita bernama lengkap Naima S. Bachmid (61) diduga dibunuh dalam kamar penginapan miliknya di Jl Assirot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurut informasi, ia juga merupakan salah satu pemilik gedung Gorontalo Convention Center (GCC) di Kota Gorontalo.
Dilansir dari detikcom pada Sabtu (15/04/2023), pihak Kepolisian setempat dalam hal ini Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan, mengatakan korban ditemukan dalam posisi tubuh dan tangannya yang terikat serta mulut ditutupi lakban.
Dalam kasus ini menurut Kasat Reskrim pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian korban. Bahkan hingga saat ini pihaknya juga masih memburu pelaku yang diketahui membawa kabur dua mobil mewah milik korban.
“Untuk perkara masih dalam proses penyelidikan, mohon waktu ya, kami akan menyampaikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan kasus ini,” kata Kompol Andri Kurniawan dalam keterangannya pada Kamis (13/04/2023).
Selain itu, selaku Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Anggi Fauzi Hasibuan, kepada detikcom, juga membenarkan adanya mobil mewah BMW dan Fortuner milik korban, yang diduga raib dibawa kabur pelaku.
“Betul kalau itu,” tutur AKP Anggi Fauzi Hasibuan, saat dihubungi Wartawan detiknews, Kamis (13/04/2023).
Lebih lanjut menurut Kanit Reskrim, korban ditemukan tewas pada dini hari tadi (Kamis 13/04/2023) dan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut hingga penyisiran CCTV di lokasi. Ia juga mengaku bahwa pihaknya belum bisa merinci berapa banyak pelaku yang terlibat.
“Iya (sisir CCTV). Maksudnya kan kita juga di-backup Polres. Langkah penyelidikan sudah dilaksanakan. Memeriksa saksi mengecek TKP, sama tindakan lainnya,” ujar AKP Anggi Fauzi Hasibuan.
GCC sendiri terletak di Jalan Drs. Achmad Nadjamuddin, Kelurahan Limba U 2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Mantan Lurah Limba U2, Rio Lamusu membenarkan jika Naima Bachmid merupakan bos dari GCC.
“Iya, beliau adalah pemilik GCC,” ucap Rio ketika dihubungi awak media melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp, Sabtu (15/4/2023).(*)
Penulis: Zulkifli Polimengo
