Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Cafe Boulevard Limboto Terancam Dibongkar

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 5 April 2016 | 17:26 Tag:
  

Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah rumah makan yang kini berubah fungsi menjadi cafe dikawasan Bolulevard, Kelurahan Bolihuangga,Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, saat ini terancam dibongkar paksa. Pasalnya sikap para pemilik cafe  yang tak kunjung membongkar bangunannya membuat Satuan Polisi Pamong Praja Gerah.

Padahal sebelumnya Pemerintah Daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gorontalo telah melayangkan surat peringatan kepada para pemilik cafe tersebut. Bahkan peringatan ini sudah yang kedua kalinya, namun hal ini tidak diindahkan.

Pantauan Gorontalo Post (group hargo), Senin (4/4) sekitar pukul 15.30 wita sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Gorontalo mendatangi lokasi kafe Boulevard.

Petugas kembali menyerahkan surat peringatan yang ketiga dan terakhir kepada salah satu pemilik kafe. Dalam surat peringatan itu isinya menyatakan bahwa pemilik bangunan tersebut diminta untuk segera mengalihkan fungsi rumah makan kuliner yang sebelumnya sudah dijadikan kafe dan tempat karaoke.

Jika peringatan ketiga itu tidak diindahkan, maka pemerintah kabupaten gorontalo melalui Satpol PP akan mengambil tindakan tegas dengan cara membongkar bangunan kafe yang sudah meresahkan warga sekitar tersebut.
Hal ini ditegaskan Kepala Satpol PP Kabupaten Gorontalo Husain Ui saat diwawancarai awak media ini kemarin. Menurutnya, bahwa tindakan ini dilakukan tak lain untuk Penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 26 tahun 2007 tentang penyelenggaraan ketertiban kebersihan dan keindahan, pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu diwawancarai terpisah, Suijen Buhulu, Ketua LPM Bolihuangga mengatakan, sebelumya Lokasi tersebut merupakan tempat rumah makan, namun entah kenapa lokasi tersebut beralih menjadi tempat hiburan malam. Bahkan semenjak itulah, lokasi tersebut sudah tak aman lagi dan rawan terjadi tindak kriminalitas. “Kami sangat mendukung jika lokasi tersebut di jadikan rumah makn saja, dari pada tempat hiburan yang suka menimbulkan masalah,”ujar Suijen. (tr-48/tr-54/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar