Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Cantik… Ini Dia Si Penyerang Kantor Youtube!

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Dunia News , pada Rabu, 4 April 2018 | 18:50 PM Tag: , , , , ,
  Tersangka

Ia marah, karena videonya di Youtube di-filter dan mengakibatkan berkurangnya uang yang didapat akibat perlakuan itu.

California, Hargo.co.id — Pelaku penyerangan kantor Youtube Selasa (3/4), seorang gadis cantik Nasim Aghdam (39). Serangan di Selasa itu menyebabkan seorang lelaki tewas, dan dua wanita terluka akibat tembakan senjata api, adapun Nasim menembak mati dirinya.

Tidak ada bukti yang menyatakan bahwa pelaku mengenal para korban, demikian diungkap oleh Kepolisian San Bruno, California.

Siapa Nasim?

Aghdam digambarkan sebagai seorang gadis multi talenta, selain sebagai artis, ia dikenal sebagai instruktur bodybuilder, dan penyanyi rap.

Ternyata, Januari 2017 ia pernah mengunggah video keluhan terhadap Youtube yang telah mem-filter kontennya, hingga berakibat berkurangnya pemirsa.

Di situs resminya, ia mengomel “Video dengan pemirsa yang ditargetkan telah difilter dan diturunkan, hingga orang-orang akan sulit melihat videonya”

Bukan hanya omelan, ia pun mengutip Adolf Hitler “Buatlah kebohongan besar, jadikan sederhana, terus katakan itu, dan akhirnya mereka akan mempercayainya.”

Di tulisan lainnya ia berkeluh-kesah “Tidak ada peluang pertumbuhan yang setara di Youtube atau situs yang sejenisnya. Kanal anda, akan tumbuh hanya jika mereka mau.”

Nasim Aghdam (foto : bbc)
Nasim Aghdam (foto : bbc)

Ismail — ayah Nisam — berkata pada media lokal di Amerika bahwa, Nisam marah sebab Youtube berhenti membayar video-videonya. Nisam telah dilaporkan hilang pada Senin, sehari sebelum kejadian, setelah ia tidak menjawab panggilan telepon selama dua hari. Polisi setempat kemudian menemukan dia tengah tertidur di mobilnya di kawasan Mountain View, 25km arah selatan Kantor Youtube di San Bruno, polisi kemudian melaporkan ke pihak keluarga, namun tidak menahannya.

Atas kejadian itu, akun Youtube, Facebook, dan Instagram milik Nisam pun telah dihapus.

Di Twitter sendiri, banyak netizen yang memposting video Facebook-nya yang berisi kata-kata kasar untuk Youtube :

Kepala Polisi San Bruno Ed Barberini mengatakan para petugas tiba di lokasi pada jam 12.48 waktu setempat setelah laporan adanya penembakan. (hg/rah)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar