Hargo.co.id TILONGKABILA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kini memiliki sistem baru. Hal itu seiring diberlakukannya Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Penerapan SIKPP tersebut turut mendapat perhatian dari jajaran Dekab Bonbol.
Diharapkan, penerapan SIKP bisa disosialisasikan secara menyeluruh oleh pihak terkait, dalam hal ini Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo.
Ketua Komisi III Dekab Bonbol Daud Hadjarati mengemukakan, sosialisasi SIKPP harus benar-benar paham oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, hal itu berkaitan dengan proses penyaluran kredit bagi pelaku UMKM itu sendiri.
Bahkan menurut Daud Hadjarati, tidak hanya terbatas pada pelaku UMKM, data dan informasi SIKPP berguna bagi pihak instansi terkait serta DPRD pun sejatinya baru mengetahui akan keberadaan kebijakan itu.
“Perlu dilakukan sosialisasi karena ini merupakan kebijakan baru,†katanya.
Untuk itu, kata politisi Golkar tersebut meminta sosialisasi SIKP KUR dapat tersampaikan dengan maksimal ke seluruh lapisan.
Sebab selama ini program KUR sangat dibutuhkan dan dirasakan oleh warga yang membutuhkan apalagi dengan lebih ditertibkannya kembali lewat aplikasi itu maka menjadi sebuah basis data Usaha Mikro,Kecil Menegah(UMKM).
” Ini kan sesuai kabar bahwa dengan SIKP ini maka menjadi basis data penyaluran dan penyerapan KUR tentu proses dan mekamisme data calon penerima itu perlu juga lebih diketahui lagi oleh pihak terkait. Kami harapkan ini dapat tersosialisasikan dengan maksimal agar penerapannya nanti dapat berjalan optimal,†imbau Daud Hadjarati.(csr/hargo)
