Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dilantik Indra Yasin, Suleman Lakoro Sekda Gorontalo Utara 

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Selasa, 25 Januari 2022 | 23:05 Tag: , , ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin saat melantik Suleman Lakoro sebagai Sekda, Selasa (25/01//2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin melantik Suleman Lakoro sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Pelantikan yang berlangsung Selasa (25/01/2022) itu, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Gorontalo Utara Nomor 821.2/BKPP/SK/185/I/2022 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi Pratama Sekretaris Daerah.

Sebelum dilantik, posisi Suleman Lakoro selama 6 bulan sebelumnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt), dan kemudian dilanjutkan dengan Penjabat (Pj) Sekda. Kini, Suleman Lakoro dipercaya menjabat Sekretaris Daerah Gorontalo Utara secara definitif. 

 Pelantikan ini dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran dan para asisten serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Indra Yasin saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa apa yang dilakukan hari ini sudah merupakan hasil dari proses dan seleksi. 

“Hasilnya hari ini saya melantik Sekda Gorontalo Utara yang baru,” tegasnya.

Tentu dengan adanya Sekda yang baru ini, bupati berharap agar dapat melakukan  komunikasi 3 arah, keatas, kebawah dan kesamping. 

“Komunikasi dengan lembaga yang ada termasuk DPRD karena selama ini dalam pemerintahan eksekutif dan legislatif yang sering ketemu,” ungkapnya.

Lanjut kata Indra Yasin, apa yang menjadi keinginan dari kepala daerah harus mampu diterjemahkan oleh Sekda. Setelahnya dikomunikasikan kembali apa yang menjadi kebijakan tersebut, sehingga tidak salah menerjemahkan kebijakan.

“Selain itu juga, seorang Sekda, tidak boleh mengambil kebijakan sendiri. Tentunya terhadap administrasi juga harus berjalan. Semua administrasi tetap berjalan dengan lancar dan tidak boleh tersendat terutama dalam pengurusan administrasi kepada masyarakat. Jangan sampai surat menumpuk pada mejanya, dan masyarakat mengeluh jangan ada seperti itu,” ujarnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 102 times, 1 visits today)

Komentar