Pemkot Gorontalo

Pemkot Gorontalo
Kota Gorontalo

Dinsos-PM Perkuat Layanan Lansia, 5.355 Warga Kota Gorontalo Masuk Kelompok Rentan

×

Dinsos-PM Perkuat Layanan Lansia, 5.355 Warga Kota Gorontalo Masuk Kelompok Rentan

Share this article
Dinsos-PM Perkuat Layanan Lansia, 5.355 Warga Kota Gorontalo Masuk Kelompok Rentan
Sosialisasi Program AIR LANSIA di Kecamatan Kota Utara yang diselenggarakan Dinsos PM Kota Gorontalo, Senin (26/10/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 5.355 warga lanjut usia (lansia) di Kota Gorontalo masuk kelompok rentan berdasarkan kategori Desil 1–4. Sementara itu, 354 lansia lainnya tercatat dalam kondisi bedridden atau hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Berita Terkait:  Di Daerah Lain Dipangkas, Di Kota Gorontalo Gaji Honorer Aman Hingga 2024

Data tersebut menjadi salah satu dasar Pemerintah Kota Gorontalo memperkuat pelayanan bagi kelompok lanjut usia melalui program AIR LANSIA (Akses, Integrasi, Respons Layanan Lanjut Usia).

Upaya itu mulai disosialisasikan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Gorontalo di Kantor Kecamatan Kota Utara, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Dinsos-PM Kota Gorontalo, Eladona Oktamina Sidiki.

Berita Terkait:  Iduladha 2023, Pemkot Gorontalo Siapkan Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut peluncuran AIR LANSIA oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, beberapa waktu lalu.

Eladona menjelaskan, AIR LANSIA dirancang untuk membenahi sistem pelayanan agar lebih mudah dijangkau, terkoordinasi lintas sektor, serta mampu merespons kebutuhan lansia secara cepat dan terarah.

Berita Terkait:  Tabur Bunga di Laut, Bagian dari Peringatan HUT ke-54 KORPRI di Kota Gorontalo

Menurutnya, program tersebut membawa perubahan mendasar dalam pola pelayanan. Jika sebelumnya akses layanan masih sulit, data belum terintegrasi, dan koordinasi cenderung dilakukan secara insidental, kini penanganan diarahkan menjadi lebih sistematis, proaktif, dan berkelanjutan.

“Jika sebelumnya layanan sulit diakses, data tersebar, layanan sektoral, koordinasi insidental, respons reaktif, tindak lanjut parsial dan berbasis kegiatan, maka melalui AIR LANSIA kita ubah menjadi mudah diakses, terintegrasi, lintas sektor, sistematis, respons proaktif, tuntas, dan berbasis outcome layanan,” jelas Eladona.
Berita Terkait:  Dapat Tambahan Bonus dari Adhan, Pemenang Lomba Da'i Cilik dan Hafidz Tersenyum Bahagia

Ia menyebutkan, jumlah lansia di Kota Gorontalo pada 2026 mencapai 21.663 jiwa. Dari jumlah tersebut, ribuan di antaranya membutuhkan perhatian khusus karena masuk kelompok rentan, bahkan sebagian harus menjalani aktivitas sehari-hari dalam kondisi terbaring.

Kondisi itu, kata Eladona, menuntut adanya sistem pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pendataan,

Berita Terkait:  Pemkot Resmi Serahkan Aset Cold Storage ke Pemprov Gorontalo

tetapi juga memastikan setiap kebutuhan lansia mendapatkan penanganan nyata.

“Kita ingin memastikan lansia itu dikenali, diakses, direspons, dan ditindaklanjuti melalui layanan yang terintegrasi,” ujarnya.
Berita Terkait:  Marten Taha Apresiasi Peluncuran Tahapan Pilkada 2024

Eladona menegaskan, pelayanan kepada lansia harus menempatkan kesejahteraan dan martabat manusia sebagai prioritas. Setiap lansia berhak mendapatkan penghormatan, didengar kebutuhannya, serta memperoleh pelayanan tanpa diskriminasi.

Selain AIR LANSIA, Dinsos-PM turut menyosialisasikan fungsi Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Motoliango sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada lansia yang terlantar.

Berita Terkait:  Luncurkan Program Pujarasa, Ismail Apresiasi Kantor Kemenag Kota Gorontalo

Eladona menerangkan, RPS Motoliango menjadi tempat pelayanan dan penampungan sementara bagi lansia terlantar dengan masa pelayanan maksimal 14 hari.

Apabila keluarga lansia berhasil ditemukan, penerima manfaat akan dikembalikan kepada keluarganya.

Berita Terkait:  RSAS Kini Melayani Operasi Varises Tanpa Sayatan, Bisa Pake BPJS

Namun, jika keluarga tidak ditemukan dan belum tersedia tempat rujukan di panti sosial,

lansia tersebut tetap dapat tinggal dan mendapatkan perawatan di RPS Motoliango.

Berita Terkait:  Hadiri Motonggeyamo di Rujab Wali Kota, Ketua Dekot Ajak Warga Hormati Perbedaan

Melalui AIR LANSIA dan dukungan fasilitas perlindungan sosial tersebut, Dinsos-PM Kota Gorontalo berupaya memastikan lansia tidak hanya terdata,

tetapi juga memperoleh akses pelayanan dan pendampingan sesuai kebutuhan mereka.(Adv) 

Berita Terkait:  Adhan Pilih Aksi Nyata: 1.000 Bantuan Sembako Disalurkan Tanpa Seremoni