Ditemukan Sudah Tak Sadarkan Diri, Sungai Bone Telan Korban

×

Ditemukan Sudah Tak Sadarkan Diri, Sungai Bone Telan Korban

Share this article
Ilustrasi

GORONTALO, Hargo.co.id  – Malang nian nasib yang menimpa Muhammad Putra (15). Nyawa pranggang yang masih duduk di bangku kelas III SMP ini tak bisa diselamatkan setelah tenggelam di sungai Bone, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Ahad (18/3) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kejadian itu bermula saat Mamat-sapaan akrab korban- bersama dengan rekannya, hendak mandi di sungai Bone kompleks Tambuala, Kelurahan Ipilo, Kota Timur, sekitar pukul 14.30 Wita. Kompleks Tambuala yang merupakan bekas galian itu sejatinya hampir setiap hari ramai anak-anak mandi.

Sekitar setengah jam kemudian, Mamat bersama rekan-rekannya pun ingin mencoba mencapai dasar sungai. Namun naas, setelah rekan-rekannya muncul, hanya Mamat saja yang belum kelihatan. Rekan-rekannya pun sempat mencari keberadaan di dasar sungai namun tak juga ditemukan. Setelah itu barulah dilaporkan kepada warga setempat.

Tak menunggu lama, warga pun berbondong-bondong mencari keberadaan Mamat. Bahkan tim Tagana pun turun menyisir sungai Bone. Setelah satu jam melakukan pencarian, Mamat pun berhasil ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri. Dengan kondisi kritis tersebut, Mamat pun langsung dilarikan ke rumah sakit Aloei Saboe (RSAS) sekitar pukul 16.00 Wita. Namun sayangnya, tim medis menyatakan Mamat sudah tidak bernyawa lagi. Diduga kuat menghembuskan nafas yang terakhir saat masih dalam perjalanan ke rumah sakit.

Anggota Tim Tagana Eqwil Kelurahan Ipilo, Taufik, menyatakan bahwa pencarian korban nyaris memakan waktu hampir 2 jam. Pihaknya saat itu mendapati korban sudah dalam keadaan mengapung, “Yang pertama kali kelihatan adalah kakinya,” ujar Taufik.(tr-60)