Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Dosen dan Karyawan Universitas Gorontalo buat Petisi Kenaikan Upah

Oleh Fandy Badaru , dalam Gorontalo , pada Selasa, 3 Mei 2016 | 10:10 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO - Momentum Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016 dimanfaatkan dosen dan karyamawan Universitas Gorontalo (UG) dengan membuat petisi kenaikan upah.

Petisi kenaikan upah ini disampaikan di DPRD dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Para dosen dan karyawan UG menuntut agar upah mereka disesuaikan dengan Upah Minum Pekerja (UMP). Pasalnya sejak tahun 2001 hingga tahun 2016 upah dosen dan karyawan di UG belum sesaui dengan UMP.

Besaran upah hingga saat ini yang di diterima Dekan saja sebesar Rp 650.000/perbulan. Untuk memperjuangkan kenaikan upah ini telah di upayakan dialog persuaisif dengan pihak yayasan UG. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pihak yayasan tidak mampu memberikan upah lagi jika dinaikan.

“Kami sudah berusaha berdialog dengan yayasan tapi dari dialog itu yayasan menyatakan tidak mampu untuk menaikan gaji,” ungkap ketua Serikat Dosen dan Karyawan Herdi Muhamad di kampus Universitas Gorontalo, Senin(2/5).

Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Duluo Limo Lopahalaa(YP2L) Universitas Gorontalo Mohamad Jamal Mooduto mengatakan petisi yang dilakukan dosen dan karyawan sebelumnya sudah dibahas bersama dan diterima dan sejak hari minggu kemarin pihaknya telah menandatangani S-K Pangkat Akademik dan kenaikan gaji baru.

“Saya sampai jam 2 dini hari tadi malam telah mendatangani semua SK dari apa menjadi tuntutan dosen dan karyawan,”tuturnya diruangan Ketua Yayasan YP2L Univeristas Gorontalo. (tr-03/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar