Hargo.co.id, GORONTALO – DPRD Gorontalo Utara (Gorut) pada Senin (20/04/2020) kembali membahas pergeseran anggaran. Ini terkait dengan anggaran untuk mengantisipasi wabah Corona.
Informasi ini disampaikan Ketua DPRD Gorut, Djafar Ismail saat dimintai keterangannya usai pembahasan. Menurut Djafar Ismail, usulan perubahan tersebut telah dimasukan dan selesai dibahas dalam waktu sehari.
“Usulan perubahan telah dimasukan, dan kami awali dengan rapat pimpinan pagi hari. Kemudian sore telah dibahas dan dalam waktu 1,5 jam telah selesai dibahas,” ungkapnya.
Pergeseran anggaran yang dilakukan untuk kali kedua ini, menurut Djafar Ismail terkait dengan penanganan sosial untuk masyarakat.
“Kan ada alokasi penanganan 60 persen ditanggung oleh provinsi dan 40 persen ditanggung oleh kabupaten. Anggaran tersebut untuk alokasi yang 40 persen,†jelasnya.
Di sisi lain, Djafar Ismail juga mengingatkan bahwa terkait dengan pergeseran anggaran yang telah dilakukan tersebut, khususnya untuk pergeseran yang pertama. Pihaknya belum menerima konfirmasi terkait dengan peruntukannya dan kondisinya sudah sampai bagaimana.
“Pasalnya usai pergeseran hingga saat ini, kami belum mendapatkan informasi perkembangan anggaran yang telah digeser tersebut,” tegasnya.
Pihaknya, kata Djafar Ismail, tidak bermaksud untuk mengintervensi, hanya saja perkembangannya harus diketahui sampai dimana.
“Termasuk juga untuk pergeseran anggaran yang kedua ini juga perkembangannya harus diketahui,” ujarnya.
Untuk selanjutnya, Djafar Ismail menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerima pembahasan pergeseran yang peruntukannya bukan untuk penanganan corona.
“Kami minta maaf, untuk saat ini hanya akan membahas pergeseran untuk penanganan corona. Untuk yang lainnya kami tidak akan layani,” tandasnya. (abk/adv/hg)
