DTKS Gorut Harus Diperbaharui

×

DTKS Gorut Harus Diperbaharui

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko. (Dok. Pribadi/Facebook)
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko. (Dok. Pribadi/Facebook)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aleg Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Lukum Diko berharap agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) segera diperbaiki oleh pemerintah desa maupun pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait.

“Pemerintah desa diharapkan untuk memperbaiki data DTKS, karena saat ini banyak masyarakat yang tidak mampu, belum masuk dalam daftar DTKS,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Lukum, untuk saat ini juga, penyaluran bantuan, atau masyarakat yang akan mendapatkan bantuan, harus terdaftar atau masuk dalam database DTKS.

“Hampir semua bantuan saat ini mengacu pada DTKS. Santunan duka saja tidak dapat dicairkan ketika nama masyarakat tidak masuk dalam DTKS,” jelas Lukum.

Namun demikian kata Lukum, untuk data DTKS tersebut harus sesuai dengan kriteria, serta aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Dan Dinas terkait juga harus proaktif terhadap pembaharuan data DTKS tersebut. Dan juga sudah ada beberapa orang yang mengadu karena uang duka mereka tidak cair,” tegasnya.

Selain itu juga, sampai saat ini ternyata masi ada masyarakat yang tidak tau apa itu DTKS, sehingga kata Lukum masih perlu juga dilakukan sosialisasi terkait dengan DTKS.

“Ini menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah desa dan juga dari Dinas, karena ujung-ujungnya juga ketika tidak ada datanya, masyarakat pasti larinya juga ke desa,” ujar aleg Golkar tersebut.

Tidak hanya itu saja, belum lama ini, ada salah satu bantuan kepada masyarakat, namun sayangnya dari sekian penerima, 30 persen tidak lolos karena tidak masuk dalam data DTKS.

“Padahal menurut keterangan dari tim, mereka yang tidak lolos tersebut memenuhi syarat sebagai penerima baik itu dari hasil wawancara, pendapatan bulanan, tempat tinggal dan juga persyaratan lainnya sesuai dengan regulasi,” tandasnya.(*)

Penulis: Alosius M. Budiman