Sebelumnya, ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Gorontalo dilaporkan sulit untuk diperoleh. Meski, Pertamina menjamin stok tersedia, namun masyarakat masih mengeluhkan sulitnya menemukan elpiji bersubsidi tersebut.
“Kalau pangkalan saya hanya setiap hari Senin diisi, jadi kalau sekarang kosong,” ungkap pemilik pangkalan di Kecamatan Dungingi.
Pemilik pangkalan lainnya di Jalan HB Jasin, Kota Gorontalo juga mengakui hal yang sama. “Saat ini gas kosong, torang dapa stok hari Rabu kemarin, tetapi hanya dalam hitungan jam langsung habis.
Hari Rabu torang cuman dapat 40 tabung saja,” ujar perempuan yang didampingi suaminya itu.
Tak hanya di tingkat pangkalan, sulitnya memperoleh gas elpiji 3 kg ini mulai menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
“Jangan sampai stok sudah habis dan kita belum mendapatkan suplai gas,” kata Iton, salah seorang warga yang mencari gas elpiji, Jumat (18/8).
Iton mengaku, sudah 2 hari berputar putar mencari gas elpiji di sejumlah pangkalan. “Saya sampai putar putar tidak ada stok. Di pangkalan pangkalan semua tertulis kosong,” ujarnya.(dix/dan/hargo)
