Hargo.co.id – Dimitri Payet mencatat gol keduanya bagi Prancis di pentas Euro 2016. Menariknya, ada dua fakta unik yang hadir pada gol kedua Payet.
Gol itu dilesakkan ke gawang Albania saat Prancis menang 2-0 atas Albania pada laga kedua Grup A Euro 2016 di Stade Velodrome, Marseille, Kamis (16/6) dini hari WIB.
Payet menggandakan keunggulan enam menit berselang gol Antoine Griezmann yang lebih dahulu memecah kebuntuan Les Bleus pada menit ke-90.
Dengan kata lain, tercatat secara resmi bahwa gol Payet tercipta pada menit keenam memasuki masa injury time babak kedua.
Usut punya usut, itu merupakan gol paling telat yang pernah tercipta sepanjang sejarah putaran final Piala Eropa.
“Hasil yang luar biasa, gol telat, bukan hal yang baru buat kami. Sejak Maret, melawan Belanda, kami telah menunjukkan bisa pergi keluar dari kebuntuan dan memenangi pertandingan pada menit-menit akhir. Kami memang harus bersabar,” ujar Payet seusai laga.
Dalam komentarnya itu, Payet juga merujuk pada laga uji coba melawan Belanda, Maret 2016. Ketika itu Prancis ditahan imbang 2-2 sebelum akhirnya pada menit ke-88 Blaise Matuidi mencetak gol penentu kemenangan.
Selain itu, sejauh ini baru ada dua pemain Prancis yang sukses mencetak gol beruntun pada dua pertandingan pertama di Piala Eropa.
Sebelum Payet, pemain Les Bleus yang pernah melakukannya adalah Michel Platini dan Thierry Henry.
Namun, tak cuma mencatat dua gol beruntun. Payet juga dalam dua laga awal itu dinobatkan sebagai man of the match alias pemain terbaik.
