Di dampingi Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana, Nia menjelaskan bahwa Famtrip ini untuk menjaga ritme industri agar semakin popular di pasar Timur Tengah.
â€Programnya: Marhaban Bik, yang artinya, selamat datang pada pelaku Pariwisata. Mereka akan kami undang dan kami sambut, kami akomodir agar mereka lebih tahu potensi pariwisata kita,†lanjut Nia.
Fam Trip adalah program mengundang para pelaku industri dari negara lain untuk ke Indonesia ke destinasi unggulan Indonesia. Yang terdekat adalah Fam Trip 19-25 Maret 2016, mendatang, dengan mengundang 26 orang dari empat kota di Timur Tengah. Tujuannya, Bali, Bandung dan Jakarta untuk wisata MICE.
â€Jadi nantinya akan diperlihatkan sarana dan prasarana wisata MICE, dari hotel-hotel yang dikombinasikan dengan keindahan alamnya, gedung-gedung besar yang ada di tiga kota tersebut, mereka akan kami layani dan berikan informasi selengkapnya,†ujar dia.
Keempat kota di Timur Tengah yang diundang adalah, Kuwait, Abu Dhabi, Riyadh dan Qatar.
â€Biasanya mereka adalah pelaku-pelaku bisnis Pariwisata termasuk tour and travel, dalam beberapa program Fam Trip lainnya ada juga dengan mengundang media-media luar untuk diperkenalkan Indonesia pada mereka,â€ujar wanita yang besar di Malang itu.
