Hargo.co.id GORONTALO – Surat peringatan yang dikeluarkan DPW PAN Gorontalo kepada delapan kadernya, bereaksi terhadap lima anggota Fraksi PAN Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Maklum, dari delapan yang mendapat teguran, lima diantaranya berkantor di DPRD Kabgor dan mereka membisu.
Ketua Fraksi PAN Kabgor, Harton Halid yang mewakili keempat rekannya pada awalnya tak ingin memberi tanggapan. Alasan yang disampaikan bahwa itu masalah internal partai dan dinamika politik hadapi pemilihan gubernur.
Diakui memang pekan kemarin ada dua undangan bersamaan yakni undangan DPW dan undangan DPP sehubungan suasana lebaran. “Karena masih momen lebaran dan silaturahin, kedua undangan kami hadiri dan tidak ada pembicaraan terkait politik saat itu, hanya sekedar acara silaturahim,” ungkap Harton.
Ia berharap masalah ini jangan terlalu dibesar-besarkan karena ini masalah internal partai. “Hal ini biasa terjadi dalam sebuah organisasi termasuk pada partai politik, ini dinamikanya jadi tak perlu diperbesar,” katanya singkat.
Sebelumnya telah diberitakan, bahwa Ketua DPW PAN Gorontalo Idris Rahim mengambil langkah tegas dengan memberi sanksi terhadap 8 orang anggota legislatif (Aleg) dari PAN. Sanksi tersebut berupa surat peringatan pertama (SP-1). Penyebabnya, para kader PAN itu menghadiri pertemuan yang diselenggarakan salah satu pengurus DPP PAN Zainudin Hasan.
