Hargo.co.id GORONTALO – Meskipun pendaftaran Ketua DPD I partai Golkar, Rusli Habibie di Kantor DPW PAN, adalah momen Pilgub 2017, namun terselip sebuah momen yang terkait dengan Pilkada Gorontalo Utara (Gorut).
Pasangan Nyata Karya Rusli-Idris (NKRI) mengakad pasangan Indra Yasin-Roni Imran (SINAR). Â Seperti pada gambar, Rusli Habibie dan Ketua DPW PAN, Idris Rahim menyatukan tangan pasangan SINAR.
Tak pelak lagi, kenyataan itu memunculkan prediksi jika pasangan SINAR masih akan berlanjut hingga periode keduanya mendatang.
Juga menimbulkan spekulasi jika Partai Golkar dan PAN akan berkoalisi di Pilkada Gorut. Â Perlu disampaikan bahwa Pasangan SINAR menang pada Pilkada Gorut pada 2013 lalu.
Pasangan ini diusung gabungan Parpol termasuk PAN, namun tak ada Partai Golkar. Kemungkinan kedua Parpol ini akan berkoalisi pada Pilkada 2018 mendatang, mengingat Indra Yasin kini duduk sebagai Wakil ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo.
“Itu hanya foto bersama. Pilkada Gorut masih jauh. Kita masih fokus pada Pilgub dan Pilkada Boalemo yang digelar 2017 mendatang,†kata Fikri Tine, salah seorang pengurus DPW PAN Gorontalo.
Lalu bagaimana jika benar itu terwujud? Artinya, pasangan ini kembali utuh, dan Golkar-PAN berkoalisi. Beberapa anggapan yang muncul bahwa Partai Golkar Gorut bakal terlibat konflik internal.
Apalagi Ketua DPD I Golkar Gorut, Thomas Mopili akan menggunakan Parpol tersebut sebagai kendaraan. (jdm/hargo)
