Harga Pangan Mencekik, Distributor Panen Rezeki

×

Harga Pangan Mencekik, Distributor Panen Rezeki

Share this article
Pedagang kebutuhan pangan di pasar tradisional saat merapikan dagangannya.

Hargo.co.id GORONTALO – Kenaikan harga pangan pada bulan Ramadan sejatinya berimbas kepada pendapatan petani hingga pedagang. Namun, yang paling banyak ketiban rezeki adalah para distributor. “Yang paling menikmati hasilnya adalah distributor. Jadi, bukan petani ataupun pedagang kecil, barito (bawang, rica, tomat) yang ada di pasar-pasar tradisional,” ungkap Sudarmono Pulukadang, salah seorang pengamat pertanian di Gorontalo.

Menurutnya, kenaikan harga pangan merupakan siklus tahunan yang terus terjadi ketika memasuki bulan Ramadan dan juga lebaran. Dan sampai saat ini, melambungnya harga pangan bukan karena tidak tersedianya bahan pangan, namun ini ada andil besar dari distributor. Sudah seharusnya pemerintah, lanjut dia, harus memutus rantai distribusi. “Walaupun ada kesediaan pangan, tapi bagaimana distributor-distributor ini mata rantainya harus diputus,” ungkap Sudarmono.

Rantai distirbusi tersebut, jelas Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Gorontalo ini, salah satunya hanya bisa diperpendek melalui keberadaan Bulog dan Bulog harus bisa menetapkan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan para pedagang maupun distributor. Dengan langkah tersebut, dia meyakini harga pangan bisa dikendalikan oleh pemerintah, bukan dikendalikan distributor.

“Pemerintah memang harus lebih berani membeli lebih tinggi dari distributor. Jika pemerintah sudah berhasil mengambil alih, bukan hanya distributor saja yang gigit jari, tetapi para tengkulak-tengkulak yang membebani petani dengan pinjaman berbunga tinggi akan ikut gulung tikar,” pungkasnya.(axl/hargo)