Ekonomi

Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram

×

Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram

Share this article
Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram
Komoditas bahan pokok yang di jual di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Harga komoditas rempah-rempah dan sayuran di Pasar Sentral Kota Gorontalo terus mengalami kenaikan. Tomat menjadi salah satu yang paling mencolok.

Berita Terkait:  Wujud Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Hewan Kurban Senilai Rp480 Juta untuk 1.650 Penerima Manfaat

Saat ini, harga tomat menembus angka Rp 35.000 per kilogram, naik tajam dibandingkan bulan sebelumnya.

Windy, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo menyebutkan bahwa harga tomat terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.

Berita Terkait:  Konsultasi Bisnis Strategi Efba Consulting dalam Menaikkan Omzet Perusaahan Di 2026

“Tomat sekarang sudah Rp 35 ribu per kilo. Naiknya cepat sekali,” ujarnya.

Selain tomat, harga cabai keriting juga masih tinggi di kisaran Rp 90.000 per kilogram, sementara bawang merah dijual Rp 60.000 per kilogram.

Berita Terkait:  Tokocrypto Bergabung ke ICEx Group, Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia

Windy mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga yang terjadi secara bersamaan.

“Saya juga tidak tahu kenapa bisa terus naik semua,” tambahnya.

Berita Terkait:  Universitas Pendidikan Indonesia dan Positive Technologies Jalin Kolaborasi Strategis: Cetak Generasi Unggul Cybersecurity Indonesia

Meski harga-harga merangkak naik, Windy mengaku omzet penjualannya justru mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir.

Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh para pembeli. Siti, seorang ibu rumah tangga, mengaku terpaksa mengurangi penggunaan tomat dalam masakan sehari-hari.

Berita Terkait:  Kolaborasi Kementan dan Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Ketahanan Pangan Korban Banjir

“Biasanya saya beli tomat setengah kilo, sekarang paling banyak seperempat. Harganya sudah mahal sekali, padahal hampir tiap hari dipakai,” kata Siti.(Mg-09/Mg-10/Mg-11)