Ekonomi

Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram

×

Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram

Share this article
Harga Tomat di Pasar Sentral Kota Gorontalo Meroket, Tembus Rp 35 Ribu per Kilogram
Komoditas bahan pokok yang di jual di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Harga komoditas rempah-rempah dan sayuran di Pasar Sentral Kota Gorontalo terus mengalami kenaikan. Tomat menjadi salah satu yang paling mencolok.

Berita Terkait:  Gelar Pertemuan dengan 15 Desa Binaan, PT. IGL dan BTL Segera Bentuk Koperasi Kemitraan

Saat ini, harga tomat menembus angka Rp 35.000 per kilogram, naik tajam dibandingkan bulan sebelumnya.

Windy, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo menyebutkan bahwa harga tomat terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.

Berita Terkait:  BRI Sudirman Semanggi Gelar Sosialisasi BRIGuna Prapurna dan Purna bagi Personel TNI AL Mintoharjo Menjelang Masa Pensiun

“Tomat sekarang sudah Rp 35 ribu per kilo. Naiknya cepat sekali,” ujarnya.

Selain tomat, harga cabai keriting juga masih tinggi di kisaran Rp 90.000 per kilogram, sementara bawang merah dijual Rp 60.000 per kilogram.

Berita Terkait:  Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

Windy mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga yang terjadi secara bersamaan.

“Saya juga tidak tahu kenapa bisa terus naik semua,” tambahnya.

Berita Terkait:  BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Hadirkan Edukasi Proteksi di Event “UMKM Fun Run 5K”

Meski harga-harga merangkak naik, Windy mengaku omzet penjualannya justru mengalami peningkatan dalam sepekan terakhir.

Kenaikan harga ini dikeluhkan oleh para pembeli. Siti, seorang ibu rumah tangga, mengaku terpaksa mengurangi penggunaan tomat dalam masakan sehari-hari.

Berita Terkait:  Rayakan Malam Natal dengan Rekomendasi Christmas Dinner Pilihan dari Hublife Taman Anggrek

“Biasanya saya beli tomat setengah kilo, sekarang paling banyak seperempat. Harganya sudah mahal sekali, padahal hampir tiap hari dipakai,” kata Siti.(Mg-09/Mg-10/Mg-11)