Harga Tomat Makin Tak Terkendali, Akibat Musim Hujan, Stok Menurun

×

Harga Tomat Makin Tak Terkendali, Akibat Musim Hujan, Stok Menurun

Sebarkan artikel ini
Salah seorang pedagang di Pasar Sentral Gorontalo saat menunggu pembeli. (Foto Gorontalo Post)

GORONTALO, Hargo.co.id – Harga rempah rempah di sejumlah pasar tradisional di Gorontalo tergolong masih cukup tinggi. Bahkan, untuk komoditi tomat sendiri, hingga kini dipatok Rp 10 ribu per kg oleh pedagang, padahal normalnya hanya dikisaran Rp 2 ribu per kg.

Para pedagang mengaku terpaksa harus menaikan harga disebabkan harga Barito di tingkat petani dan pemasok ikut naik akibat sedikitnya stok. “Biasanya dalam 3 hari saya dapat stok tomat 50 kg, sekarang cuman 20 kg saja,” ungkap Mei, salah seorang pedagang.

Ia mengungkapkan, sebelumnya harga tomat telah naik ke posisi Rp 7 ribu per kg. Dan kemarin naik lagi hingga Rp 10 ribu per kg. “Kalau melihat kondisi cuaca yang hujan terus, kemungkinan harga bisa terus naik, karena hasil panen petani pasti sedikit bahkan rusak tanamannya,” ujarnya.

Gani, pedagang lainnya di pasar tradisional juga mengungkapkan hal yang sama. “Sejak beberapa hari ini stok mulai kurang dan harga di pemasok naik,” ungkapnya. Dalam sepekan, Ia mengaku hanya memperoleh stok sedikit, diantaranya rica hanya sebanyak 20 kg, tomat 20 kg dan bawang merah 40 kg.(dan/hg)