Ekonomi

Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram

×

Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram

Share this article
Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram
Warga tengah berbelanja di Pasar Meyambanga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (30/5/2026).

Hargo.co.id, SULUT – Kenaikan harga tomat menjadi perhatian para pengunjung Pasar Sabtu Meyambanga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (30/5/2026).

Berita Terkait:  KAI Divre I Sumut Percepat Distribusi BBM di Sumut Pasca Cuaca Ekstrem

Komoditas yang sebelumnya dijual dengan harga sekitar Rp12 ribu per kilogram kini mencapai Rp24 ribu per kilogram atau naik hingga 100 persen.

Lonjakan harga tersebut membuat sebagian warga harus menyesuaikan pengeluaran belanja harian mereka. Tidak sedikit pembeli yang memilih membeli tomat dalam jumlah lebih sedikit dibanding biasanya untuk menghemat biaya kebutuhan rumah tangga.

Berita Terkait:  Safe Haven Kembali Diburu, Harga Emas Berpotensi Sentuh 4.369

Salah seorang warga, Emi, mengaku cukup terkejut saat mengetahui harga tomat mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, tomat merupakan salah satu bahan dapur yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan sehari-hari.

Berita Terkait:  KAI Laksanakan Inspeksi Kesiapan Nataru di Daop 6 Yogyakarta, Pastikan Keselamatan dan Pelayanan Jelang Libur Akhir Tahun

“Kalau biasanya bisa beli satu hingga dua kilogram, sekarang terpaksa dikurangi karena harganya sudah cukup mahal,” katanya.

Pedagang di pasar setempat menyebut kenaikan harga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sentra pertanian.

Berita Terkait:  Kado Spektakuler! Di Momen HUT Jakarta ke-499, TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak

Kondisi cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa waktu terakhir disebut berdampak pada hasil panen petani sehingga jumlah tomat yang masuk ke pasar menurun.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap tomat masih relatif tinggi sehingga harga terus bergerak naik.

Berita Terkait:  Harga Bitcoin Melemah, Mampukah BTC Tembus US$100.000 Sebelum Akhir Tahun?

Situasi tersebut membuat komoditas hortikultura itu menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan paling mencolok dibanding pekan sebelumnya.

Meski demikian, aktivitas jual beli di Pasar Sabtu Meyambanga tetap berlangsung ramai. Warga masih memadati area pasar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok, sayuran, ikan, dan bahan pangan lainnya.

Berita Terkait:  Harga Garam Anjlok Gegara Musim Kemarau Panjang

Masyarakat berharap pasokan tomat kembali normal dalam waktu dekat sehingga harga

dapat berangsur turun dan tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga. (Mg-01)

Berita Terkait:  Perjalanan Irham Mengembangkan Diri di BINUS @Bandung