Ekonomi

Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram

×

Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Harga Tomat Melambung di Pasar Meyambanga, Capai Rp. 24 Ribu per Kilogram
Warga tengah berbelanja di Pasar Meyambanga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (30/5/2026).

Hargo.co.id, SULUT – Kenaikan harga tomat menjadi perhatian para pengunjung Pasar Sabtu Meyambanga, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (30/5/2026).

Berita Terkait:  Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

Komoditas yang sebelumnya dijual dengan harga sekitar Rp12 ribu per kilogram kini mencapai Rp24 ribu per kilogram atau naik hingga 100 persen.

Lonjakan harga tersebut membuat sebagian warga harus menyesuaikan pengeluaran belanja harian mereka. Tidak sedikit pembeli yang memilih membeli tomat dalam jumlah lebih sedikit dibanding biasanya untuk menghemat biaya kebutuhan rumah tangga.

Berita Terkait:  Suku Bunga KPR Hanya 2,65%! APLN & BTN Gebrak Bandung Lewat Future Fest 2026

Salah seorang warga, Emi, mengaku cukup terkejut saat mengetahui harga tomat mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Menurutnya, tomat merupakan salah satu bahan dapur yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan sehari-hari.

Berita Terkait:  Jaga Mutu Tata Kelola Manajemen, KAI Logistik Jalani Proses Resertifikasi ISO

“Kalau biasanya bisa beli satu hingga dua kilogram, sekarang terpaksa dikurangi karena harganya sudah cukup mahal,” katanya.

Pedagang di pasar setempat menyebut kenaikan harga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sentra pertanian.

Berita Terkait:  Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Kondisi cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa waktu terakhir disebut berdampak pada hasil panen petani sehingga jumlah tomat yang masuk ke pasar menurun.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap tomat masih relatif tinggi sehingga harga terus bergerak naik.

Berita Terkait:  Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

Situasi tersebut membuat komoditas hortikultura itu menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan paling mencolok dibanding pekan sebelumnya.

Meski demikian, aktivitas jual beli di Pasar Sabtu Meyambanga tetap berlangsung ramai. Warga masih memadati area pasar untuk membeli berbagai kebutuhan pokok, sayuran, ikan, dan bahan pangan lainnya.

Berita Terkait:  PTPN III (Persero) Raih Predikat Informatif Dua Tahun Berturut-turut di Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Masyarakat berharap pasokan tomat kembali normal dalam waktu dekat sehingga harga

dapat berangsur turun dan tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga. (Mg-01)

Berita Terkait:  Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi