Hiu Paus Hilang, Berdampak Pada Pendapatan Warga Sekitar

×

Hiu Paus Hilang, Berdampak Pada Pendapatan Warga Sekitar

Share this article
Suasana Desa Botubarani beberapa waktu lalu terlihat kondisi ramai dengan warga yang ingin melihat Hiu Paus. (dok hargo.co.id)

Hargo.co.id GORONTALO – Fenomena, Masyarakat Gorontalo kini di buat gempar keresahan, setelah mengetahui keberadaan hiu paus yang berada di lokasi pante Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), tak lagi bermunculan.

sementara hal tersebut belum di ketahi pasti penyebabnya, namun pastinya hilangya hiu paus tersebut berdampak terhadap masyarakat.

Pantauan Gorontalo Post kemari (14/8), lokasi wisata Botu Baranai, kini mendadak sepi dari para masyarakat yang berkunjung, pasalnya di lokasi tersebut merupakan satu-satunya pusat masyarakat untuk menyaksikan keberadaan hiu paus.

Sebelumnya, seperti di hari Sabtu dan Minggu, jika berkunjung di lokasi Botu barani pasti terlihat ribuan masyarakat yang datang secara bergantian berkunjung untuk menyaksikan uniknya keberadaan hiu dan paus.

Namun tak bisa di bayangkan, keberadaaan hiu paus yang sejak lima bulan ini, akhirnya mendadak menghilang. tak satu pun hiu paus yang terlihat berada di lokasi tersebut.

Hingga hal itu membuat masyarakat gempar dan menimbulkan pertanya, Diman satu pun pengunjung yang mengetahui penyebabnya.

bahkan puluhan perahu yang menjadi kenderaan warga menyaksikan hiu paus, terlihat berada dan terparkir di tepi pantai saja, warga tak memanfaatkanya lantaran tak ada hiu pasu yang akan di saksikan oleh pengunjung, sehinggya lautan biru tersebut awalnya sangat padat, saat ini namoak terlihat bersi dan terang dari kerumunan warga.

Disisi lain hal itu juga sangat berdampak terhadap sejumlah warga sekitar seperti para pedagang yang berjualan di lokasi tersebu serta para pemandu atau pembawa perahu yang berharap pendapatan di lokasi tersebut.

Di lokasi itu juga sangat membantu terhadap mereka, dimana dengan banyaknya pengunjung mereka pun dapat memanfaatkan waktu dengan menambah penghasilan.

Seperti dari pengakuan beberapa warga yang berprofesi sebagai pemandu atau penggayung perahu, mereka sangat terbantu dengan keberadaan hiu paus tersebut, bahkan di waktu liburan seperti hari minggu mereka bisanya mereka mendapatkan keuntungan hingga kurang lebih Rp 500 Ribu. sangat di sayangkan jika momen tersebut tak kunjung hadir di lokasi mereka.(tr-48/tr-45/hargo)