Hiu Paus Mendadakan Minggat

×

Hiu Paus Mendadakan Minggat

Share this article
Lokasi wisata Hiu Paus yang berada di Desa Botu Barani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, terlihat sepi dari pengunjung.

Meski penebaran pakan limbah kepala udang sudah dilakukan di tujuh titik area penyebaran hiu paus, tak ada hiu paus yang muncul.

Begitu pula upaya melihat hiu paus dari dalam laut. Penyelaman yang dilakukan dua penyelam Salvador Diving Club pukul 11.00-13.00 juga tak menemukan adanya kerumunan hiu paus di dalam laut.

Bahkan hingga kedalaman 20 meter, tak satupun hiu paus yang terlihat. Ketua Kelompok Sadar Wisata Hiu Paus Yansur Pakaya kepada Gorontalo Post menjelaskan, hingga kemarin (14/8) pencarian jejak hiu paus terus dilakukan.

“Kami coba memancing kehadiran hiu paus dengan menghamburkan makanan (pakan limbah kepala udang) ke air. Tapi sudah dua hari kami lakukan, mereka belum juga muncul,” ungkap Yansur Pakaya.

Menurut Yansur, pada Jumat (11/8), hiu paus masih berada di perairan Desa Botubarani. “Bahkan sampai sore hari hingga tempat wisata tutup, ikan itu masih berinteraksi dengan pengunjung,” ujarnya.

Hanya saja, kata Yansur, berdasarkan pengamatan panitia serta pengelola Objek Wisata Hiu Paus, jumlah hiu paus yang terlihat pada Jumat (12/8), hanya lima ekor.

Selanjutnya pada Sabtu (13/8), ketidakmunculan hiu paus menjadi buah bibir masyarakat setempat. Kala itu sekitar pukul 05.30 wita, seperti biasa pengelola objek wisata memberi makan hiu paus. Beberapa menit setelah memberi makan, ikan raksasa itu tidak kunjung muncul.

“Saat itu pengelola belum merasa curiga. Nanti setelah warga memberi makan untuk kedua kalinya pada pagi hari, tapi kemunculan ikan itu tetap tidak terlihat,” ungkapnya.

Menurut Yansur, pada hari normal rombongan hiu paus kerap muncul pada pagi hingga sore hari. Akan tetapi sejak Sabtu (13/8) hingga Minggu (14/8), belum ada hiu paus yang muncul. “Kami belum tahu persis apa penyebabnya,” kata Yansur.(tr-48/tr-45/hargo)