Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ibu dan Anak yang Hanyut di Pohuwato Akhirnya Ditemukan dengan Selamat 

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Minggu, 20 Maret 2022 | 22:05 Tag: , , , ,
  Korban bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Gorontalo, BPBD, Tagana, TNI-Polri dan masyarakat. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hanya berselang beberapa jam, akhirnya ibu dan anak yang sebelumnya diberitakan hanyut, ditemukan dengan selamat. Mereka ditemukan oleh petugas dari Basarnas, Polri, TNI dan warga setempat.

Sebelumnya telah diinformasikan bahwa ada lima orang warga Desa Salilama, Mananggu , Boalemo yang hanyut saat menyeberang sungai. Tiga orang berhasil selamat dan dua orang lainnya masih dalam pencarian. Kelimanya hanyut saat menyeberang Sungai Dengilo usai melakoni aktivitasnya yakni mengupas jagung di lahan yang berlokasi di Dengilo, Pohuwato. 

Korban saat akan dievakuasi ke Puskesmas terdekat. (Foto: Istimewa)
Korban saat akan dievakuasi ke Puskesmas terdekat. (Foto: Istimewa)

Mereka merupakan satu keluarga Mohamad Peasi (37) Olis Abdullah (34), Dion R. Dakka (15), Deliyana Poliyama (11) dan Delviyani Poliyama (9). Sang ayah (Mohamad Peasi) akhirnya bisa bernafas lega setelah beberapa jam dirundung rasa was-was. Bagaimana tidak, Sang Istiri (Olis abdullah) beserta anaknya Delviyani Poliyama akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat usai dinyatakan hilang.

“Itu setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, sang istri beserta anaknya akhirnya kami temukan dengan kondisi selamat. Keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas Dengilo karena mengalami luka-luka di sekujur tubuh,” kata Komandan Pos SAR Marisa, Alfrits M. Rottie seraya menambahkan jika pencarian itu merupakan gabungan dari Basarnas Gorontalo, BPBD, Tagana, TNI-Polri dan masyarakat. 

“Kondisinya selamat tapi luka-luka. Karena mereka terseret itu sekitar 500 meter. Jadi mereka langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat,” tambahnya.

Dirinya pun menyebutkan, meski sempat terseret arus sepanjang 500 meter, kedua korban bisa lolos dari maut karena keduanya terbawa arus hingga ke tepian sungai. 

“Saya sempat tanya, ibu ini sempat pingsan, tapi dipegang terus sama anaknya. Pas ibu itu sudah sadar mereka sudah dibawa air ke tepi sungai,” jelasnya. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 176 times, 1 visits today)

Komentar