Sabtu, 29 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ikut Program ‘Guru Penggerak’, Guru Honorer Perlu Diperhatikan 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Selasa, 11 Januari 2022 | 16:05 PM Tag: , , ,
  Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo berharap pemerintah daerah agar memperhatikan guru kontrak yang saat ini masih dirumahkan. Utamanya guru yang masuk dalam program Guru Penggerak. 

“Selaku DPRD yang membidangi pendidikan, sangat mengapresiasi kegiatan dan karya para Guru Penggerak tersebut. Program tersebut melahirkan para guru yang berinovasi dan sebagian yang masuk guru penggerak tersebut masih berstatus guru honorer,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa. 

Lanjut katanya, model seperti inilah pembelajaran yang sangat diharapkan untuk bisa diterapkan di Kabupaten Gorontalo. Disamping pembelajaran bagaimana pembentukan karakter siswa juga siswa dibekali berbagai kemampuan dari siswa itu digali potensi kreativitas siswa dan diberikan tempat, sehingga mereka mampu mengembangkan kreativitas. 

“Saya salut akan hal ini dan semoga saja guru yang sudah mengikuti program dari guru penggerak ini akan menjadi contoh di setiap sekolah tempat mereka mengajar dan semoga kedepan di Kabupaten Gorontalo guru penggeraknya bukan hanya di sejumlah sekolah saja tetapi di semua sekolah di Kabupaten Gorontalo harus lahir guru penggerak,” harap Ali Polapa. 

Ia menambahkan, saat ini memang untuk honorer masih kembali diseleksi, tetapi dirinya berharap para guru kontrak yang masuk dalam Program Guru Penggerak tersebut bisa lebih diprioritaskan untuk segera kembali beraktifitas. Alasannya, potensi dari para Guru Penggerak sangat dibutuhkan di era seperti saat ini, karena bukan hanya materi yang bisa diterima siswa tetapi bagaimana kreativitas siswa pun harus diasah dengan baik. Apalagi saat melihat hasil pameran yang disajikan dari siswa sangat salut dengan kreativitas siswa dan juga kompetensi dari guru-guru penggerak. 

“Karena pastinya akan beda nanti hasilnya di lapangan, ketika akan menghasilkan output yang luar biasa atas didikan para guru penggerak. Misalnya saja dari hasil pameran siswa SMA Telaga, terlihat jelas jika mereka sudah dibekali dengan bermacam keterampilan, saat mereka selesai menimba ilmu, aka nada yang mereka kembangkan ketika mereka keluar dan berada di tengah masyarakat,” tutur Ali Polapa. (***)

 

Penulis: Deice Pomalingo 

(Visited 35 times, 1 visits today)

Komentar