Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPR RI dari Dapil Gorontalo, Roem Kono menegaskan bahwa ketika seseorang ingin nyaleg harus memahami karakter dan permasalahan masyarakat pada tempatnya Dapil-nya. Jika tidak, maka kesempatan untuk memperjuangkan daerahnya hanya sia-sia.
 Pernyataan ini disampaikan ketika menggelar ‘ngopi bareng’ wartawan di Kantor Radar Gorontalo, Sabtu (30/06/2018). Di hadapan puluhan wartawan dari berbagai media, Roem Kono menegaskan jika dirinya akan kembali membidik kursi di DPR RI lewat Partai Golkar dari Dapil Gorontalo.
 “Saya perlu sampaikan bahwa ketika seseorang ingin ke DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi atau DPR RI, harus memahami betul kondisi Dapil dan masyarakat yang ada di Dapil tersebut,†tegas Roem Kono.
 Dicontohkan, kalau ada figur yang ingin ke DPR RI dari Dapil Gorontalo, maka harus memahami betul kondisi daerah dan masyarakat Gorontalo. Jika tidak, menurut Roem Kono, maka perjuangannya akan sia-sia karena tak sesuai apa yang diinginkan masyarakat dan dibutuhkan daerah.Â
“Selain itu, seorang anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi atau DPR RI harus mampu bekerja sama dengan pemerintah daerah. Misalnya, anggota DPR RI, harus bekerja sama dengan gubernur, bupati, walikota dan lainnya. Ini penting agar program jalan,†kata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini.Â
Hadir pada acara ‘ngopi bareng’ ini Direktur Radar Gorontalo, Raden Syarif Abdillah, Wadir Radar Gorontalo, Syahril Rasyid, Pemred Radar Gorontalo, Zakir Alting, Wadir Gorontalo Post, Femmy Udoki, Pemred Gorontalo Post, Hasanuddin Djadin, Pemred Momoza TV, Saiful Abas, dan masih banyak lagi.
Menyinggung adanya beberapa figur yang lebih mengutamakan materi ketimbang program guna disodorkan ke masyarakat, Roem Kono lantas tertawa kecil. Baginya, rintangan seperti itu sudah dilalui sejak nyaleg 2009 lalu. Walhasil, disimpulkan jika masyarakat Gorontalo cerdas dalam hal menentukan hak politiknya di bilik suara.
“Masyarakat Gorontalo memilih figur dari program yang ditawarkan dan itu dirasakan masyarakat saat ini. Saya juga perlu sampaikan bahwa seseorang tak akan mampu membantu orang lain hanya dengan mengandalkan kekayaannya. Namun kalau punya kekuasaan, maka akan mampu membantu rakyat yang susah melalui program-program,†katanya seraya menekankan jika anggota DPR bekerja untuk rakyat. (jdm/hg)  Â
